Jambret Modus Gunting Tas Dilumpuhkan dengan Timah Panas

DJOURNALIST.com - Pelaku penjambret dengan modus menggunting tas milik korban untuk mengambil isinya, dibekuk Polres Pekalongan Kota, Jawa Tengah. “Tersangka terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas, karena ketika dilakukan penangkapan berusaha melarikan diri,” kata Kasat Reskrim AKP Edi Sutrisno, Kamis (21-12-2017). Sebelumnya, korban yang bernama Sri Atutik warga Teratai Kelurahan Poncol Kecamatan Pekalongan Timur pulang dari Ponpes Modern Al Qur’an Djunaid, Jumat (15-12-2017) lalu. Sesampainya di traffic light jembatan grogolan dari belakang ada seseorang yang tak ia kenal memotong tas berisi uang Rp 16 juta dan ponsel miliknya kemudian langsung melarikan diri dengan membawa tas milik korban. Dari kejadian tersebut, anggota dari Sat Reskrim Polres Pekalongan Kota melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan dari korban dan saksi-saksi kejadian. Pengukapan bermula saat Sat Reskrim Polres Pekalongan Kota mendapatkan informasi bahwa pelaku Ari Wibowo (24) sedang berada di sekitar Kelurahan Sapuro Kebulen Kecamatan Pekalongan barat Kota Pekalongan. Tersangka mengaku setelah beraksi bersembunyi di bawah jembatan, lalu melarikan diri ke perkampungan. “Dari hasil menjambret, sejumlah uangnya dibeikan Suzuki Satria fu dan untuk berfoya-foya,” tutur Ari, bapak beranak satu yang sehari-harinya bekeja sebagai kuli bangunan itu. Kini Pelaku dan barang bukti berupa tas milik korban, ponsel, sisa uang hasil menjambret serta motor hasil curian diamankan di Polres Pekalongan Kota guna penyidikan lebih lanjut. (**)

DJOURNALIST.com – Pelaku penjambret dengan modus menggunting tas milik korban untuk mengambil isinya, dibekuk Polres Pekalongan Kota, Jawa Tengah.

“Tersangka terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas, karena ketika dilakukan penangkapan berusaha melarikan diri,” kata Kasat Reskrim AKP Edi Sutrisno, Kamis (21-12-2017).

Sebelumnya, korban yang bernama Sri Atutik warga Teratai Kelurahan Poncol Kecamatan Pekalongan Timur pulang dari Ponpes Modern Al Qur’an Djunaid, Jumat (15-12-2017) lalu.

Sesampainya di traffic light jembatan grogolan dari belakang ada seseorang yang tak ia kenal memotong tas berisi uang Rp 16 juta dan ponsel miliknya kemudian langsung melarikan diri dengan membawa tas milik korban.

Dari kejadian tersebut, anggota dari Sat Reskrim Polres Pekalongan Kota melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan dari korban dan saksi-saksi kejadian.

Pengukapan bermula saat Sat Reskrim Polres Pekalongan Kota mendapatkan informasi bahwa pelaku Ari Wibowo (24) sedang berada di sekitar Kelurahan Sapuro Kebulen Kecamatan Pekalongan barat Kota Pekalongan.

Tersangka mengaku setelah beraksi bersembunyi di bawah jembatan, lalu melarikan diri ke perkampungan. “Dari hasil menjambret, sejumlah uangnya dibeikan Suzuki Satria fu dan untuk berfoya-foya,” tutur Ari, bapak beranak satu yang sehari-harinya bekeja sebagai kuli bangunan itu.

Kini Pelaku dan barang bukti berupa tas milik korban, ponsel, sisa uang hasil menjambret serta motor hasil curian diamankan di Polres Pekalongan Kota guna penyidikan lebih lanjut. (**)