Ogah Bayar Usai Karaokean, Faisal Tebas Pemilik Rumah Bernyanyi di Pangkep

PANGKEP, DJOURNALIST.com - Hanya karena masalah sepele, seorang warga Kampung Cambatoa, Kelurahan Pabundukang, Kabupaten Pangkep, yang diketahui bernama Faisal (28), membuat geger Rumah Bernyanyi Karaoke Putri yang berada di jalan Kanaungan, Kecamatan Pangkajenne, Pangkep, Kamis malam dengan melakukan aksi penganiayaan kepada pemilik rumah bernyanyi dengan menyerang korban menggunakan parang. Diketahui Pelaku melakukan hal nekat tersebut, hanya karena malas membayar usai karokean di rumah bernyanyi tersebut, lantaran saat ingin melakukan pembayaran di kasir, pelaku hanya membayar biaya sewa 1 jam, padahal menurut kasir, pelaku menyewa room bernyanyi selama 2 jam. Dari situlah adu mulutpun terjadi, lantaran pelaku tidak ingin membayar lebih dari 1 jam. Lelah beradu mulut dengan pihak rumah bernyanyi, pelaku Faisal, lalu kembali ke rumahnya dengan alasan ingin mengambil uang, setelah kembali dari rumahnya, pelaku faisal masuk menuju kasir rumah bernyanyi dan membawa sebilah parang digenggamannya. Pelakupun mengamuk menggunakan parangnya dan menyerang pemilik rumah bernyanyi yang bernama Hj Arny Busrah, hingga menyebabkan korban mengalami luka sabetan parang pada paha dan kakinya. Setelah melampiaskan aksinya pelakupun lalu terdiam dan merenung. Menurut saksi, Riyan (20) karyawan rumah bernyanyi, pelaku menolak membayar 2 jam, kemudian datang membawa parang dan langsung mengamuk. "Dia sewanya itu room selama 2 jam, cuman yang dia mau bayar hanya sejam, ditanya baek baek malah nyolot, dan dia bilang mau pulang ambil uang dirumahnya, pas datang kembali bukan uang yg dia bawa melainkan parang, terus mengamuk," jelasnya Sementara itu Kapolres Pangkep AKBP Bambang Wijanarko melalui Kanit Buser Polres Pangkep Aiptu Arman Arif, membenarkan jika pihaknya telah mengamankan pelaku penganiayaan. “Kami telah amankan pelaku sekitar pukul 02.00 dan sudah di Mapolres Pangkep, Kejadiannya di rumah bernyanyi Karoke putri. dari hasil keterangan yang diperoleh, pelaku saat itu usai bernyanyi dua jam di room 3, kemudian ke kasir dan hanya ingin membayar satu jam. Namun, pihak manejemen rumah bernyanyi milik korban bersitegang dengan pelaku. Hingga membuat pelaku kembali kerumahnya dengan alasan mengambil uang. Namun Setelah sampai kembali, pelaku hanya membawa sebilah parang dan menganiaya korban hingga membuat paha dan kaki korban terkena sayatan parang dari pelaku,” terangnya. Sementara korban HJ Arny yang merupakan pemilik rumah bernyanyi Karaoke Putri, mengalami sejumlah luka parah pada paha dan kaki serta langsung dilarikan Ke RSUD untuk mendapat perawatan intensif, Polisi yang menerima laporan Langsung mengamankan pelaku pada pukul 02.00 dini hari tadi. (**)

PANGKEP, DJOURNALIST.com – Hanya karena masalah sepele, seorang warga Kampung Cambatoa, Kelurahan Pabundukang, Kabupaten Pangkep, yang diketahui bernama Faisal (28), membuat geger Rumah Bernyanyi Karaoke Putri yang berada di jalan Kanaungan, Kecamatan Pangkajenne, Pangkep, Kamis malam dengan melakukan aksi penganiayaan kepada pemilik rumah bernyanyi dengan menyerang korban menggunakan parang.

Diketahui Pelaku melakukan hal nekat tersebut, hanya karena malas membayar usai karokean di rumah bernyanyi tersebut, lantaran saat ingin melakukan pembayaran di kasir, pelaku hanya membayar biaya sewa 1 jam, padahal menurut kasir, pelaku menyewa room bernyanyi selama 2 jam. Dari situlah adu mulutpun terjadi, lantaran pelaku tidak ingin membayar lebih dari 1 jam.

Lelah beradu mulut dengan pihak rumah bernyanyi, pelaku Faisal, lalu kembali ke rumahnya dengan alasan ingin mengambil uang, setelah kembali dari rumahnya, pelaku faisal masuk menuju kasir rumah bernyanyi dan membawa sebilah parang digenggamannya. Pelakupun mengamuk menggunakan parangnya dan menyerang pemilik rumah bernyanyi yang bernama Hj Arny Busrah, hingga menyebabkan korban mengalami luka sabetan parang pada paha dan kakinya. Setelah melampiaskan aksinya pelakupun lalu terdiam dan merenung.

Menurut saksi, Riyan (20) karyawan rumah bernyanyi, pelaku menolak membayar 2 jam, kemudian datang membawa parang dan langsung mengamuk.

“Dia sewanya itu room selama 2 jam, cuman yang dia mau bayar hanya sejam, ditanya baek baek malah nyolot, dan dia bilang mau pulang ambil uang dirumahnya, pas datang kembali bukan uang yg dia bawa melainkan parang, terus mengamuk,” jelasnya

Sementara itu Kapolres Pangkep AKBP Bambang Wijanarko melalui Kanit Buser Polres Pangkep Aiptu Arman Arif, membenarkan jika pihaknya telah mengamankan pelaku penganiayaan.

“Kami telah amankan pelaku sekitar pukul 02.00 dan sudah di Mapolres Pangkep, Kejadiannya di rumah bernyanyi Karoke putri. dari hasil keterangan yang diperoleh, pelaku saat itu usai bernyanyi dua jam di room 3, kemudian ke kasir dan hanya ingin membayar satu jam. Namun, pihak manejemen rumah bernyanyi milik korban bersitegang dengan pelaku. Hingga membuat pelaku kembali kerumahnya dengan alasan mengambil uang. Namun Setelah sampai kembali, pelaku hanya membawa sebilah parang dan menganiaya korban hingga membuat paha dan kaki korban terkena sayatan parang dari pelaku,” terangnya.

Sementara korban HJ Arny yang merupakan pemilik rumah bernyanyi Karaoke Putri, mengalami sejumlah luka parah pada paha dan kaki serta langsung dilarikan Ke RSUD untuk mendapat perawatan intensif, Polisi yang menerima laporan Langsung mengamankan pelaku pada pukul 02.00 dini hari tadi. (**)