72 Peserta Ikut Pelatihan Dai Muhammadiyah di Bissoloro

72 Peserta Ikut Pelatihan Dai Muhammadiyah di Bissoloro 1

72 Peserta Ikut Pelatihan Dai Muhammadiyah di Bissoloro.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com— Sebanyak 72 orang peserta mengikuti Pelatihan Dai Muda Muhammadiyah yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro.

Kegiatan yang mengangkat tema “Meneguhkan Jati Diri Kader Dai Muda Muhammadiyah” ini digelar di Masjid Al-Aqabah Hutan Pendidikan Unismuh Makassar Desa Bissoloro, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sabtu 6 hingga Ahad 7 Januari 2018.

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Abduh mengatakan, pelatihan dai Muda Muhammadiyah kali ini merupakan kegiatan pertama dari rangkaian rencana kegiatan tindak lanjut TOT Kulliyyatul Muballighin Majelis Tabligh PW Muhammadiyah Sulsel yang diadakan di Bantaeng tahun lalu.

Baca Juga:

    “Kami tentunya berharap mampu menghasilkan kader-kader dai Muda yang bisa menggerakkan kegiatan dakwah di masjid-masjid yang ada di kecamatan Bungaya bukan hanya untuk Persyarikatan Muhammadiyah semata akan tetapi untuk seluruh ummat Islam,”ujar Abduh ketika dihubungi, sabtu 6 Januari 2018.

    Terpisah disampaikan Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Dahlan Lama Bawa mengharapkan pula pada kegiatan pelatihan dai Muda Muhammadiyah ini dapat turut menguatkan jati diri kader Dai Muda Muhammadiyah sesuai dengan tema kegiatan dan mengantisipasi tantangan yang dihadapi dewasa ini.

    “Selamat berproses semoga menjadi kader Dai Muda Muhammadiyah yang tangguh dan komitmen dalam mengemban amanah dakwah mendatang,” tambahnya.

    Peserta ikut terdiri dari seluruh siswa kelas 11 dan 12 Madrasah Aliyah Darul Fallaah Unismuh, utusan Pimpinan Ranting IPM Buakkang, Rannaloe, Uminda Tanakaraeng hingga PC IPM Bungaya.

    Adapun materi yang disajikan dalam pelatihan ini yakni materi hakikat Islam dan Misi Muhammadiyah, bimbingan Ibadah praktis, Kepribadian Muballigh Muhammadiyah, retorika dan bimbingan khutbah, bimbingan penulisan naskah ceramah dan khutbah, problematika remaja dan akhlak bermasyarakat.

    Hadir pula H Mansyur Qadir mewakili Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel (**)