Izin Usaha Abu Tours Terancam Ditutup

MAKASSAR, DJOURNALIAST.com – Empat institansi pemerintahan menyepakati bakal mencabut izin usaha biro jasa perjalananan haji dan umrah Abu Tours bila tidak konsisten melakukan pemberangkatan jemaah yang tertunda.

Itu terungkap dalam rapat dengar pendapat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, Selasa 23 Januari 2018.

Empat instansi tersebut yaitu DPRD Sulawesi Selatan, kepolisian, pemerintah provinsi,dan kementerian agama.

“Bila tanggal 10 Februari jemaah umrah gagal berangkat dan uang jemaah tidak dikembalikan maka izin usahanya kami akan tutup,”ujar Ketua Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halidabu saat membacakan kesimpulan rapat.

Selain menutup izin usahanya, empat instansi pemerintahan itu pula menyepakati penghentian pendaftaran jemaah di 1.500 agen milik Abu Tours,dan menyerahkan jadwal pemberangkatan 16 ribu jemaah yang tertunda kepada empat instansi ini paling lambat selama satu minggu.

“Travel ini bisa kami berikan kartu merah. Sudah rumit permasalahan yang ada di dalam.Imbasnya bagi jemaah umrah,”tutur Kadir.

Sejumlah permasalahan,lanjut Kadir seperti belum adanya kepastian pemberangkatan jemaah umrah sebanyak 16.467 orang dan dokumen kepemilikan visa yang belum diperoleh para jemaah ini.

Senada, anggota komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Wawan Mataliu menambahkan, sebaiknya Abu Tours menghentikan sementara penerimaan pendaftaran calon jamaah umrah.

Pasalnya pada bulan November 2017, sebanyak 27 ribu jamaah umrah yang harusnya diberangkatkan, namun bulan Januari hanya memberangkatkan 10 ribu jamaah.

“Sisanya sekitar 16 ribu jamaah akan diberangkatkan pada 10 Februari,” ungkap politisi Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini.

Menanggapi hal ini, Perwakilan Abu Tours Distrik Manager Wilayah Timur, Herlang Suherlang berupaya untuk melaksanakan pemberangkatan jemaah umrah yang tertunda.

Terkait, banyaknya jemaah yang belum memiliki visa, Herlang berkelit jika itu bukan bagiannya dalam menangani.Tetapi ada bidang tertentu.

Adapun Kepala Bidang Haji Umrah Kemnterian Agama Sulawesi Selatan, Kaswad Saptono mengaku bingung terkait permasalahan yang terjadi di travel ini.,Mengapa? dari penelusurannya, hanya Abu Tours yang mampu mendapatkan visa tanpa ada izin dari empat asosiasi travel. Selain itu sebanyak 6.590 jemaah umrah yang diprioritaskan belum berangkat. Padahal dokumennya lengkap.

“Apa yang terjadi di Abu Tours sudah rumit. Kami berharap ada keterbukaan dalam pemberian informasi kepada kami,”jelasnya.(**)