Berniat Memberi Makan Ikan di Empang, Pria Tua di Pangkep Ditemukan Tewas

Jenazah korban saat ditandu oleh warga, setelah ditemukan tewas di pinggir empang. (foto: ist)

Jenazah korban saat ditandu oleh warga, setelah ditemukan tewas di pinggir empang. (foto: ist)

PANGKEP, DJOURNALIST.com – Seorang lelaki paruh baya ditemukan tewas di pematang empang, Kamis 25 Januari 2018. Korban diketahui bernama Kudduse (75) Warga Kelurahan Bonto Bonto, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep.

Dari informasi yang dihimpun Djournalist.com, sekira pukul 10.00 Wita pagi tadi, korban menuju empangnya dengan membawa pupuk untuk memberi makan ikan. Namun di tengah perjalanan korban berpapasan dengan Abdul Salam (73) yang merupakan tetangga korban. Tak lama setelah berpapasan, kemudian korban terjatuh. Abdul Salam yang melihat korban terjatuh sontak mendatangi korban dan memanggil warga sekitar.

“Kejadiannya tadi pagi, waktu mau ke empangnya, saya sempat berpapasan dengan dia (korban). Setelah itu tiba-tiba dia terjatuh, jadi saya angkat ke pohon kelapa yang ada di pinggir empang untuk menyadarkannya. Tapi tak sadarkan diri, jadi saya panggil warga sekitar untuk membantu mengangkatnya. Mungkin waktu jatuh dia sudah meninggal,” Jelas Salam.

Sementara itu, Kapolres Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko, membenarkan kejadian tersebut.

“Ia memang benar kejadiannya tadi pagi, sekira pukul 10.00 Wita, di Kecamatan Ma’rang. Korban yang hendak memberi makan ikan di empangnya, tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri di pematang empang,”kata Bambang.

Sementara itu keluarga korban yang menerima kabar kematian ayahnya, hanya bisa pasrah dan mengikhlaskan. Keluarga tak ingin melakukan otopsi terhadap almarhum dan mengaggap meninggalnya wajar lantaran kecapean. Dan menurut anakn korban, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit maag akut serta pernah di operasi lantaran pembengkakan usus pada 2016 lalu. (**)