Hantam Pohon, Penerjun Payung TNI di Palopo Nyangkut di Kabel

Penerjun Payung dari anggota TNI mengalami kesalahan Teknis saat akan mendarat saat latihan terjun payung dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2018.

Penerjun Payung dari anggota TNI mengalami kesalahan Teknis saat akan mendarat saat latihan terjun payung dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2018.

PALOPO, DJOURNALIST.com – Penerjun Payung dari anggota TNI mengalami kesalahan Teknis saat akan mendarat, dua anggota tersangkut di atas kabel dan satu anggota menghantam pohon saat akan melakuan pendaratan di Lapangan Gaspa Palopo, Senin 12 Februari 2018.

Insiden itu terjadi ketika 27 personel TNI menggelar latihan terjun payung dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2018, satu penerjun cedera berat sehingga dilarikan ke Rumah sakit dan dua lainnya mengalami luka ringan.

Para penerjun dari TNI-AD terjun di atas ketinggian 10.000 feet atau 4 kilo meter di atas bumi Sawerigading.

Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inf M Imasfy mengatakan bahwa latihan ini merupakan latihan pemeliharaan kemampuan Free Fuul dari Brigif Para Raider 3/1 Kostrad. “Dan juga, latihan ini merupakan program latihan secara periodik,” ucap Dandim.

“Latihan terjun payung ini dalam rangka menghadapi pilkada serentak 2018 dan juga merupakan latihan pemeliharaan bagi Brigif Para Raider 3/1 Kostrad,” terang M Imasfy.

Para penerjun menggunakan pesawat Cassa 212 TNI AD melalui Bandara Lagaligo, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. (**)