Pansus-Karyawan PDAM Makassar Bertatap Muka

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pansus (Panitia Khusus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)  tentang status PDAM melakukan kunjungan ke Perusahaan Daeran Air Minum (PDAM) Kota Makassar, di Jl. Dr. Samratulangi. Rabu, 28 Februari 2018.

Kunjungan dilakukan dalam rangka bertatap muka dengan para pegawai PDAM, sekaligus mendengarkan keluh kesah para pegawai.

Ketua Pansus, Busranuddin BT, dalam pertemuan di Aula Gedung Tirta Dharma PDAM Makassar, mengatakan, pembentukan Ranperda ini untuk melakukan pembaharuan terhadap Perda No. 6 tahun 1974.

“Seperti yang kita ketahui bahwa Perda yang mengatur tentang PDAM itu sejak tahun 1974, jadi sudah sekitar 40 trahun perda itu digunakan. Artinya apa, peraturan yang mengatur tentang karyawan itu sudah tidak relevan lagi. Sehingga kami di pansus kemarin berfikir, untuk maju bertatap muka dengan seluruh karyawan yang ada di PDAM Kota Makassar”, ungkapnya di hadapan karyawan PDAM Kota Makassar.

Busranuddin BT menegaskan bahwa PDAM akan diubah menjadi Persero. Secara struktur organisasi, juga akan lebih disederhanakan.

“Kita akan melakukannya, kalau teman-teman pansus setuju. Mungkin itu kita akan pakai namanya Perseroan, jadi dia dalam bentuk persero. Kalau dia dalam bentuk persero kita akan membentuk struktur yang baru, struktur organisasinya kita akan minta persetujuan dari teman-teman pansus. Misalnya Direktur Utama diubah menjadi manager. Jadi kita akan sederhanakan. Tentu hal itu tidak mudah. ada yang setuju, dan ada yang tidak setuju”, jelasnya.

Terjadi pro dan kontra terhadap tanggapan yang diberikan oleh karyawan maupun pimpinan PDAM itu sendiri.

Karena perubahan perda tersebut tentu akan berpengaruh terhadap kesejahteraan karyawan, termasuk dalam hal gaji dan jaminan kesehatan. (**)