Polsek Rappocini Tahan Empat Remaja Diduga Pelaku Begal

MAKASSAR, DJOURNALIST.com - Polisi Sektor Rappocini menahan empat remaja yang diduga pelaku begal. Masing-masing Yudis (15), Wawan alias Jarot (17), Deni (17), dan Khaerul (14). Kepala Unit Reskrim (Kanitres) Polsek Rappocini, Iptu Muhammad Iqbal Rusman mengatakan keempat remaja ini sudah lama menjadi incaran kepolisian. karena sudah meresahkan masyarakat " Mereka sudah menjadi incaran kami, karena sudah delapan kali laporannya masuk dan ini sudah sangat meresahkan masyarakat,"ujar Muhammad, Jumat 2 Maret 2018. Mereka merupakan, pelaku pencurian dan kekerasan di berbagai lokasi di Kota Makassar. Di antaranya, pencurian tas berisi uang tunai Rp 600 ribu di Jalan Kakatua Makassar dan pencurian telepon genggam Oppo A37 di Jalan Baji Areng Makassar. Penangkapan terhadap mereka bermula saat polisi menahan tiga rekannya lebih dulu. Mereka pun menyebut nama Khaerul yang diduga sebagai otak dalam aksi ini. Tak berselang lama Khaerul ditangkap dirumahnya dan menyita barang bukti berupa satu parang dan satu unit sepeda motor. (**)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Polisi Sektor Rappocini menahan empat remaja yang diduga pelaku begal. Masing-masing Yudis (15), Wawan alias Jarot (17), Deni (17), dan Khaerul (14).

Kepala Unit Reskrim (Kanitres) Polsek Rappocini, Iptu Muhammad Iqbal Rusman mengatakan keempat remaja ini sudah lama menjadi incaran kepolisian. karena sudah meresahkan masyarakat

” Mereka sudah menjadi incaran kami, karena sudah delapan kali laporannya masuk dan ini sudah sangat meresahkan masyarakat,”ujar Muhammad, Jumat 2 Maret 2018.

Mereka merupakan, pelaku pencurian dan kekerasan di berbagai lokasi di Kota Makassar. Di antaranya, pencurian tas berisi uang tunai Rp 600 ribu di Jalan Kakatua Makassar dan pencurian telepon genggam Oppo A37 di Jalan Baji Areng Makassar.

Penangkapan terhadap mereka bermula saat polisi menahan tiga rekannya lebih dulu. Mereka pun menyebut nama Khaerul yang diduga sebagai otak dalam aksi ini. Tak berselang lama Khaerul ditangkap dirumahnya dan menyita barang bukti berupa satu parang dan satu unit sepeda motor. (**)