Peresmian ‘Rumah Kayu’ di HUT ke 63 Tahun Syahrul Yasin Limpo

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Hari jumat, 16 Maret 2018 menjadi momen penting bagi Gubernur Syahrul Yasin Limpo yang memperingati hari ulang tahunnya yang ke 63 tahun.

Juga menjadi spesial karena ulang tahun gubernur dua periode ini berada di penghujung masa jabatannya sebagai gubenur Sulawesi Selatan, sisa 20 hari masa aktifnya sebagai orang nomer satu di Sulsel.

Momentum HUT tersebut dimanfaatkan untuk meresmikan ‘rumah Kayu’ Syahrul yasin Limpo yang dimiliki SYL sejak menjadi bupati Gowa periode pertama.

Rumah ini pun yang dulunya menjadi tempat Radio Gama kemudian diperluas dan dimanfatkan bagi kepentingan masyarakat, berlamat di jalan tumanurung, Sungguminasa Kabupaten Gowa.

Menurut Amir Yacob, Ketua Panitia Peresmian, rumah ini sudah ada sejak tahun 1993, lalu diperluas lahannya. Tahun 2015 mulai dikerjakan untuk memfungsikan dengan membuat perpustakaan, gallery koleksi SYL, kebun serta tempat penitipan anak dan PAUD.

“Jadi ada tiga tahun kami mengerjakan dan mempersiapkan tempat ini,” ungkap Yacob dalam sambutannya.

Peresmian rumah kayu SYL ini, tampak dihadiri kerabat dan pejabat baik di lingkup Pemprov Sulsel maupun dilingkup Pemkab Gowa.

Tampak hadir saudara kandung SYL, Ichsan Yasin Limpo, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Anggota DPR-RI Amir Uskara, Senator senayan, Bahar Ngitung, beberapa pejabat SKPD Sulsel dan SKPD Gowa.

Juga tampak dari kalangan pengusaha, seperti pimpinan bank serta pengusaha hotel seperti tampak Grup Phinisi Hospitaly.

Syahrul, mengungkapkan keinginan memanfaatkan ‘rumah kayu’ ini untuk memberikan manfaat kepada masyarakat sekitarnya.

Menurutnya, Rumah kayu ini juga akan menjadi tempat training bagi pemerintahaan. Serta tempat bagi PNS menitipkan anak dan bayinya.

“Kalau Syahrul tidak mauji apa-apa dari rumah ini, yang penting saya berharap tempat ini bermanfaat bagi generasi nanti,” ungkapnya.

Sebelum pengguntingan peresmian ‘rumah kayu’ oleh istri SYL  Drg. Hj. Ullie Ayun Sri, dilakukan pemotongan tumpeng dan tiup lilin, sang Komandan didampingi Istri, anak-anaknya, Indira Chunda Thita Syahrul Putri Kemal Redindo Syahrul Putra Rinra.(*)