BPJS Ketenagakerjaan Gelontorkan Dana Rp7 Miliar Untuk Pembangunan Landmark di Makassar

Bangun Landmark di Makassar, BPJS Ketenagakerjaan Gelontorkan Dana Rp7 Miliar

Bangun Landmark di Makassar, BPJS Ketenagakerjaan Gelontorkan Dana Rp7 Miliar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – BPJS Ketenagakerjaan akan membangun Landmark atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) di area pengembangan Mesjid 99 Kubah di Center Point Indonesia (CPI) Makassar.

Ruang publik yang rencananya akan rampung dalam satu tahun kedepan ini bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan berupa hibah bangunan dan fasilitas yang dikembangkan diatas lahan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

” Tahap awal kita alokasikan dana sebesar Rp7 Miliar dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) kita, dan tentunya kita bangun secara bertahap, ” sebut Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto disela-sela Acara Pencanangan Landmark Makassar yang berlangsung di lokasi pembangunan, di Center Point of Indonesia (CPI), Jumat 6 April 2018.

Selain itu, kata Agus Susanto, landmark yang dibangun di atas lahan seluas 2,5 Ha ini dilengkapi berbagai fasilitas diantaranya, taman kota yang hijau, amphiteater, area bermain anak sesuai standar Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), area olah raga seperti jogging track, volley ball, basket ball, wall climbing, dan skate park, serta media informasi tentang program BPJS Ketenagakerjaan di beberapa sudut area

Pencanangan pembangunan Landmark Makassar lanjutnya, adalah yang kedua, setelah sebelumnya pencanangan pembangunan landmark juga dilakukan di Gianyar, Bali beberapa waktu yang lalu.

Melalui kegiatan pencanangan ini, BPJS Ketenagakerjaan akan memperkenalkan desain Landmark kepada masyarakat Makassar.

“Kami berharap Landmark ini bisa menjadi media sosialisasi yang tepat ke masyarakat tentang manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan, dan memberi nilai tambah pada Sulawesi Selatan khususnya Makassar dalam hal pariwisata dan menjadikannya Landmark yang iconic”, tutup Agus. (**)