Ponpes Yayasan Hj Haniah Khatamkan 45 Santri-Santriwati

Khataman santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Hj Haniah program khusus ilmu shorof.

Khataman santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Hj Haniah program khusus ilmu shorof.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Khataman santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Hj Haniah program khusus ilmu shorof angkatan ke VI tahun 2018 berlangsung 1 Mei 2018 pukul  09.00 – 12.00.

Sebanyak 45 orang masing-masing 21 santri putri dan 14 santri putra dikhatamankan.

Wajah santriwati tampak berseri-seri sebelum tampil melantunkan hafalannya dan menyanyikan hafalan tasrifannya di depan semua hadirin.

Baca Juga:

    Persembahkan hafalan tasrifan atau vocabulary dalam bahasa Inggris berjalan lancar meski hanya menjalani latihan selama 7 hari.

    “Saya cukup bahagia dan bangga melihat santri-santri hari ini dikhatamkan. Sekalipun persiapan waktu yang sangat kurang hanya 7 hari mulai dari proses ujian sampai acara khotaman hari ini,” jelas Ustaz Haris, Koordinator Program Ilmu Shorof.

    Ustaz Haris juga memuji kehebatan, keinginan dan perjuangan santri beserta pembinanya. Pasalnya, dalam program ilmu shorof ini pembelajarannya mulai dari nol hingga kelulusan hanya memakan waktu 3 bulan.

    “Semoga santri yang dikhotamkan hari ini bisa berbahasa Arab dan mampu membaca kitab klasik (kitab kuning) setelah tamat dari Pesantren,” tambah ustaz Haris.

    Kitab kuning juga mesti dijaga eksistensinya sebagai sumber ilmu kata dia. Dimana  penulisnya merupakam leluhur para Syekh yang tidak diragukan lagi keilmuannya.

    ” Akhirnya hari ini para santri dengan resmi melulusi program ilmu shorof, dikuatkan dengan sertifikat yang telah bersarang di tanganya,”tambahnya.

    Sebelum mendapatkan sertifikat para wisudawan dan wisudawati terlebih dahulu mengambil berkat dari Pimpinan Pondok, Pihak Yayasan Ponpes Hj Haniah, Ustaz Mahrus Amin, beberapa pembina dan guru-guru di Pondok Pesantren Hj Haniah yang hadir. (Citizen Report: Suci Muslimah)