“Danny Pomanto Yang Perintahkan Kumpulkan KTP, Malah Kami Yang Dipecat”

Penasehat hukum Syahrir Cakkari bersama 10 camat yang dipecat.

Penasehat hukum Syahrir Cakkari bersama 10 camat yang dipecat.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – 10 camat yang dipecat dari jabatannya angkat bicara. Pasalnya pemecatan yang diterimanya dinilai cacat prosedural.

10 camat itu yakni mantan Camat Tamalate Hasan Sulaiman, mantan Camat Manggala Ansar Umar, mantan Camat Ujung Tanah Andi Unru, mantan Camat Sangkarrang Firnandar, mantan Camat Wajo Ansaruddin, mantan Camat Panakkukang Muhammad Tahir Rasyid, mantan Camat Tamalanrea Kaharuddin Bakti,mantan Camat Bontoala Syamsu Bahri, dan mantan Camat Rappocini Amri Hayya.

“Sangat lucu, kami yang disuruh kumpulkan KTP untuk DiAmi(Danny Pomanto-Indira Mulyasari). Eh, malah kami yang dipecat,”ujar mantan Camat Tamalate Hasan Husain dalam jumpa persnya di RM Torani, Jalan Urip Sumohardjo, Rabu 20 Juni 2018.

Pengumpulan KTP itu, lanjut Hasan untuk pemberian dukungan Danny-Indira yang maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2018-2023 melalui jalur independen.

“Kami kumpulkan itu sebelum penyerahan dukungan calon perseorangan di KPU Makassar. Mungkin sekitar bulan November,”tutur Hasan.

Pemecatan para camat ini bukan tanpa sebab. Mereka dinilai melakukan pelanggaran berat seperti yang diatur dalam Pemerintan (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang dispilin PNS sebagaimana tercantum dalam SK Wali Kota Makassar Nomor 821.2.38-2018.

“Kami tidak pernah diperiksa oleh Inspektorat, Gakumdu, ataupun Panwaslu. Tiba-tiba kami dianggap tidak netral.Ini sangat lucu,”katanya.

“Tentu kami akan melakukan upaya hukum lainnya. Untuk sementara menunggu rekomendasi tim lima Pemprov Sulsel.Jika tak ada jalan keluar, maka kami ke PTTUN,”dia menambahkan.

Sementara itu,mantan Camat Tamalanre Kaharuddin Bakti menilai SK pemecatan yang dikeluarkan oleh Wali Kota Danny Pomanto adalah bodong. Sebab SK itu cacat prosedural.

“Kami dibebastugaskan karena terindikasi pelanggaran pengelolaan keungan. Tapi dalam SK nya dianggap tidak netral sebagai ASN,”katanya.(**)