Kasus Pemotongan Anggaran30 Persen, Polda Sulsel Akan Lakukan Gelar Perkara di Mabes Polri

MAKASSAR, DJOURNALIST.com — Tersangka kasus pemotongan anggaran sosialisasi Kecamatan se-Kota Makassar sebesar 30 persen akan segera ditetapkan.

Melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polisi Daerah Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani, penetapan tersebut akan dilakukan pasca usai melakukan gelar perkara pada Senin, 25 Juni 2018 mendatang. Gelar perkara kasus tersebut akan digelar di Bareskrim Mabes Polri.

“Untuk penetapan tersangka, akan dilakukan gelar perkara di Bareskrim Mabes Polri pada Senin pekan depan (Senin, 25 Juni 2018).” ujar Dicky, Kamis, 21 Juni 2018.

Selain itu, kasus rasuah yang terjadi di Pemkot Makassar tersebut telah menjadi atensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kasus ini sudah menjadi perhatian KPK. KPK sendiri sudah melakukan pemantauan terhadap kasus ini dan kami tidak main-main mengusut kasus ini.” tegas Dicky Sondani.

Namun, pihak Polda Sulsel sendiri menolak membeberkan jumlah kerugian negara yang diakibatkan dari kasus rasuah tersebut.

“Dalam perkembangan akan dihitung berapa kerugian yang ditimbulkan pemotongan 30 persen ini. Tidak etis jika saya menyebutkan taksiran angkanya,”katanya

Sampai saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel telah memeriksa 24 orang saksi. Termasuk salah satunya adalah Wali Kota Makassar saat ini, Mohammad Ramdhan Pomanto.(**)