Mantan Komisaris Utama Abu Tours Jadi Tersangka Ketiga

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Kasus penyelewengan dana jamaah yang dilakukan oleh Abu Tours terus bergulir.

Polisi Daerah Sulawesi Selatan kembali menetapkan tersangka pada kasus tersebut, Senin, 9 Juli 2018. Adalah Mantan Komisaris Utama Abu Tours, Khaeruddin M Lattas alias Heru.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Heru ditetapkan sebagai tersangka karena jabatannya sebagai salah satu komiaris utama yang ikut menyimpan uang hasil penggelapan dana jamaah.

“Ini uang ummat yang akan berangkat umroh, dia (ikut) menerima bonus. Jadi uang diserahkan kepada Hamzah Mamba, kemudian dia dapatkan bonus satu mobil dan juga satu unit rumah tinggal dan diberangkatkan haji, umroh bersama keluarga,” tegas Dicky Sondani dalam siaran pers di Mapolda Sulsel.

Menurut Dicky, tersangka dijerat undang-undang penggelapan sebagaimana pasal 372 KUHP, pasal 55 KUHP, dan pasal 5 undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan ancaman 20 tahun penjara.

Sebagaimana diketahui, dengan ditetapkannya Khaeruddin sebagai tersangka, kini Polda Sulsel telah menetapkan 3 tersangka dalam kasus Abu Tours yang menelan dana jemaah hingga triliunan rupiah tersebut.

Dua tersangka sebelumnya, mantan CEO Abu Tours, Hamzah Mamba (35) dan mantan Manajer Keuangan Abu Tours, Muhammad Kasim (40). (**)