Buruh Bangunan Simpan Narkoba 2 Kilogram Sabu di Kecamatan Mariso

Pelaku (berbaju tahanan/jingga) yang diamankan di Mapolrestabes Makassar, Sabtu, 8 September 2018. (foto: hardiansyah)

Pelaku (berbaju tahanan/jingga) yang diamankan di Mapolrestabes Makassar, Sabtu, 8 September 2018. (foto: hardiansyah).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengamankan 2 kilogram narkotika jenis sabu di salah satu rumah di Jalan Hati Rela, Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Hal tersebut pun dirilis di Mapolrestabes Makassar, Sabtu, 8 September 2018.

Pihak kepolisian yang lama menyelidiki peredaran gelap narkotika tersebut pun sempat dibuat pusing oleh masyarakat sekitar yang enggan berkompromi. Alhasil, pada Kamis, 6 September 2018, menjelang salat subuh, pelaku pun berhasil ditangkap.

“Kita sempat dibodoh-bodohi, kalau rumah yang kita incar itu dihuni oleh orang gila. Tapi, itu justru semakin menambah kecurigaan kami,” jelas Kasatres Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika.

Dengan diamankannya narkotika jenis sabu sebanyak 2 kg tersebut sebelum beredar, dapat menyelamatkan generasi muda dari kehancuran.

Diari Astetika menambahkan, 50 ribu jiwa terselamatkan dari bahaya narkoba dengan diamakannya barang haram tersebut.

“Kita selamatkan 50 ribu jiwa dari bahaya narkoba. Asumsinya begini, paket 100 ribu itukan biasanya dikonsumsi oleh 2 orang,” sambung Diari Astetika.

Barang haram yang diamankan dari tangan Sugiman (51) seorang buruh bangunan itu adalah milik I, yang tidak lain adalah adik dari Sugiman sendiri.

“Rencananya itu akan di pasarkan di sekitaran Makassar Raya. Kota Makassar, Maros, Gowa, dan sekitarnya,” tambah Diari Astetika.

Namun, polisi yang menulusuri jejak I di kediamannya, di BTN Tabaria, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar tidak berhasil mengamankannya.

Namun, pihak kepolsian pun kembali mengamankan 5 gram sabu siap edar di rumah I. Saat ini, I masih dalam pengejaran pihak kepolisian, sementara Sugiman pun terancam di hukum mati.