Doksik Biddokkes Polda Sulsel: Korban Alami 100 Persen Luka Bakar

Paur Doksik Biddokkes Polda Sulsel, AKP Sulkarnaim. (foto: hardiansyah)

Paur Doksik Biddokkes Polda Sulsel, AKP Sulkarnaim. (foto: hardiansyah)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Tim Doksik Biddokkes Polda Sulsel masih melakukan pemeriksaan terhadap ke tiga korban kebakaran di Jalan Bulukunyi Nomor 11, Selasa, 11 September 2018.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.40 WITA tersebut menewaskan 3 orang, yakni Rosmiati (42), Ratih (19), dan Rafiqah (12).

“Masih sementara kita periksa, gambaran umumnya untuk korban luka bakar sampai 100 persen,” jelas Paur Doksik Biddokkes Polda Sulsel, AKP Sulkarnaim.

Sampai saat ini, pihak pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang ada di TKP. Untuk langkah selanjutnya, tergantung dari hasil penyelidikan penyidik.

“Kalau penyidik minta diotopsi, kita otopsi dan itu juga tergantung permintaan keluarga. Kalau tidak, selesai kita identifikasi kita serahkan ke pihak keluarga,” jelas Sulkarnaim.

Diketahui, kebakaran yang menghanguskan rumah tokoh milik Abdul Rahim tersebut ditempati untuk usaha parcel. Selain itu, rumah toko tersebut juga dihuni oleh satu keluarga berjumlah 5 orang.

Salah satu kerabat korban, Muhammad Saldi menjelaskan bahwa, 2 keluarganya berhasil selamat lantaran lompat dari lantai 2.

“Itu bapaknya (Rahim) yang lempar anaknya, Raka, dari lantai dua. Sementara dia sendiri loncat dari lantai 2,” jelas Saldi saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Saldi yang juga merupakan adik kandung korban, Rosmiati menambahkan, bahwa kakaknya tersebut sempat keluar dari rumah. Namun, karena mencari anaknya, dirinya pun nekat masuk kembali ke dalam rumah untuk menyelamatkan anaknya.

Rencananya, pihak keluarga akan memakamkan korban di perkuburan Mappala, Kabupaten Gowa. (**)