Perjalanan Fiktif Dinas Kehutanan? Nurdin Abdullah: Harus Ditindak

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. (foto: hardiansyah)

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. (foto: hardiansyah).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menegaskan kembali komitmennya terkait tidak akan menolerir pelanggaran yang akan mencoreng citra pemerintah. Hal tersebut diungkapkannya, ketika tahu bahwa Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan dicurigai Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan melakukan perjalanan dinas fiktif.

“Kalau masih ada hal-hal seperti itu (korupsi) dan mencoreng nama pemprov, harus ditindak!” ujarnya menegaskan, saat ditemui pasca acara kirab obor Asian Para Games 2018 di Lapangan Karebosi, Rabu, 12 September 2018.

Hal tersebut pernah diungkapkannya saat memimpin upacara perdananya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

“Saat saya kasi arahan, saya tegaskan kembali integritas sebagai pejabat publik. Karena hanya dengan integritas, pengusaha bisa masuk,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sementara memeriksa saksi-saksi terkait dugaan perjalanan fiktif pada tahun anggaran 2016/2017 lalu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahudin menerangkan, sejauh ini, beberapa pegawai di lingkup Dishut Sulsel telah dimintai keterangannya oleh Tim penyelidik Pidsus Kejati.

“Dinas Kehutanan sudah ada bebarapa orang yang dimintai keterangan. Cuma belum saya dapat datanya siapa saja,” ujar Salahudin.