Kasus Penelantaran Anak di Makassar Sudah Terjadi 2 Kali

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Andi Tenri Palallo saat merangkul korban penganiayaan anak. ( foto:facebook Tenri Palallo)

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Andi Tenri Palallo saat merangkul korban penganiayaan anak. ( foto:facebook Tenri Palallo)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Tiga anak di bawah umur menjadi korban penganiaayan di Makassar.

Adalah A (11), F (6) dan D (2) yang tinggal di Jalan Mira Serui, Kecamatan Panakkukang.

Menurut pendamping korban dari Satgas PPA Kementerian Perlindungan Perempuan, Ardian Arnold, bahwa kasus tersebut bermula dari laporan warga.

Diduga, selain melakukan penyekapan dan penyiksaan, korban juga diduga tak diberi makan.

“Ada unsur penyiksaan, juga penelantaran anak di bawah umur,” jelas Ardian Arnold saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Senin, 17 September 2018.

“Mereka mengambil inisiatif A, untuk meninggalkan ruko tersebut dengan mengambil besi mencungkil pintu ruko dan melarikan diri bersama F, pada Minggu kemarin” ujar Ardian.

Namun, lanjut Ardian, bahwa F kembali ke rumah karena adiknya yang bungsu D masih di dalam. Aksi tersebut dilihat oleh security perumahan di sebelah ruko tersebut pun menyelamatkannya.

Diketahui, pelaku yang berinisial M (29), merupakan orang tua angkat dari korban.

“Kami belum memastikan bahwa apakah pelaku memang orang tua kandungnya atau apa. Tapi, menurut keterangan warga bahwa anak itu diasuh,” sambung Ardian.

M yang berstatus orang tua tunggal tersebut sebelumnya pernah melakukan hal yang sama terhadap korban ketika masih tinggal di Jalan Veteran Selatan pada 2017 lalu.

“Ini kasus berulang sebenarnya. Ini pernah terjadi di Jalan Veteran pada 2017 kemarin dengan pelaku dan korban yang sama. Dan saya juga yang dampingi,” tambah Ardian.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani P2TP2A Makassar bersama Satgas PPA Kementerian PP, dan hal tersebut telah dilaporkan ke Unit PPA Polrestabes Makassar. (**)