Mahfud MD Sayangkan Mantan Koruptor Bisa Nyaleg

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menyayangkan keputusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung yang membolehkan bagi mantan Koruptor untuk kembali mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg).

“Secara moral rakyat Indonesia merasa menyesal dan sedih atas keluarnya fonis mahkamah agung yang membolehkan koruptor itu menjadi Caleg,” kata Mahfud, kepada awak media usai membawakan kuliah umum di Universitas Bosowa Makassar, Rabu 19 September 2018.

Namun secara yuridis formal, kata Mahfud hal tersebut tak bisa disalahkan begitu saja. Pasalnya yang pertama kali mengeluarkan keputusan tersebut adalah Mahkama Konstitusi (MK).

“Mahkamah Agung tidak salah karena Mahkamah Agung itu mengacuh kepada putusan MK. Oleh sebab itu kalau mau dicari-cari salahnya ya ke MK yang salah yang membuat keputusan itu lebih dulu,” ungkapnya.

“Meskipun begitu secara yuridis pula DPR boleh melarang itu meskipun MK membolehkan, karena MK tidak mengharuskan hanya membolehkan. Boleh atau tidaknya tergantung pada isi undang-undang,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Mahfud MD menyarankan agar pemerintah segera membuat Peraturan Perundang-undangan (Perpu), yang akan menjadi peraturan penyeimbang setingkat undang-undang.

Selain itu, Mahfud juga setuju untuk memberikan tanda di kertas suara bagi Caleg Mantan Koruptor.

” Saya setuju, di surat suara mantan koruptor itu diberi tanda bahwa ini eks koruptor gitu. Kemudian di kampanyekan untuk jangan dipilih karena ini kes koruptor,” tutupnya. (**)