Tersinggung, Tukang Parkir ini Tebas Lengan Korbannya

seorang tukang parkir, HB (22), mengaku bahwa dirinyalah yang menebas AR lantaran tidak terima perlakuan korban.

seorang tukang parkir, HB (22), mengaku bahwa dirinyalah yang menebas AR lantaran tidak terima perlakuan korban.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Di hadapan anggota Resmob Polsek Panakkukang, seorang tukang parkir, HB (22), mengaku bahwa dirinyalah yang menebas AR lantaran tidak terima perlakuan korban.

“Pelaku dalam keadaan mabuk atau di bawah pengaruh alkohol duduk di depan rumahnya lalu didatangi oleh korban,” jelas Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim, Kamis, 20 September 2018.

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Angkasa 4, di mana, pasca didatangi oleh korban, pelaku langsung masuk ke dalam rumahnya mengambil parang lalu mengejar korban serta menebasnya secara berulang kali.

Alhasil, AR pun menderita luka di lengan tangan kanan, daun telinga sebelah kiri dan pinggang atas sebelah kiri, dan dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina pada Selasa malam.

Pelaku yang ditangkap di tempat persembunyiannya, di Jalan Pampang 4 pun juga terlibat kasus penganiayaan yang sama pada bulan Mei 2018 lalu.

Pada waktu itu, korbannya, NB nyaris kehilangan tangan kirinya lantaran ditebas parang oleh HB.

Kejadian itu bermula, ketika pelaku berboncengan tiga mendatangi korban, NB, lalu pelaku HB menebas pergelangan tangan kiri korban hingga hampir putus.

Sementara dua rekan HB, yakni RA membawa busur dan WY (17) yang mengendarai motor.

“WY sudah kita amankan juga, sementara RA masih berstatus DPO,” sambung Bripka Ahmad Halim.

Dari penuturan pelaku, kejadian pada bulan Mei 2018 lalu disebabkan lantaran para pelaku tidak terima perlakuan korban yang menusuk rekannya menggunakan busur.

Saat ini, kedua pelaku penganiayaan berat tersebut mendekam di jeruji besi Mapolsek Panakkukang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(**)