Masih Ingat Kasus Pembunuhan di Pettarani, Begini Prosesnya…

Rekontruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Amir Daeng Pabe (40) di Jalan AP Pettarani, Selasa, 25 September 2018.

Rekontruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Amir Daeng Pabe (40) di Jalan AP Pettarani, Selasa, 25 September 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Polsek Panakkukang usai menggelar rekontruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Amir Daeng Pabe (40) di Jalan AP Pettarani, Selasa, 25 September 2018. Di mana, Amir Daeng Pabe tewas di tangan Ahmad Pindu (54) lantaran ditikam berkali-kali pada Kamis, 2 Agustus 2018, malam lalu.

“Rekontruksinya dilakuakan di Mako Polsek Panakkukang, dihadiri oleh JPU Kejari Makassar, penasehat hukum tersangka, dan para saksi yang melihat kejadian tersebut,” jelas Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap.

Rekontruksi yang dimulai pada pukul 16.30 WITA tersebut, memperagakan 18 adegan. Di mulai dari adegan pertama, di mana korban sedang melakukan pesta minuman keras jenis ballo bersama rekan-rekannya.

“Lalu pada adegan ke tiga tersangka pun masuk berhabung bersama korban, dan di adegan ke enam pun tersangka mulai menyinggung kejadian pada malam sebelumnya,” jelas Kompol Ananda Fauzi Harahap.

Sebagaimana diketahui, bahwa kasus penikaman berujung kematian tersebut dipicu oleh ketersinggungan tersangka. Di mana, di malam sebelumnya yang dimaksud, yakni Rabu, 1 Agustus 2018, tersangka dan korban juga sedang melakukan pesta miras.

Lalu, korban pun berteriak ‘saya mau jaga ini wilayah’ yang membuat Ahmad Pindu tersinggung. Ketersinggungan itu pun dilampiaskannya pada malam berikutnya.

“Adegan terakhir itu pelaku menyerahkan diri ke Mako Polsek Panakkukang,” sambung Kompol Ananda Fauzi Harahap.

Pelaku pun dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (**)