Gubernur Sulsel Minta Pemerintah Bersinergi dengan Kampus

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah akhirnya angkat bicara terkait pemilihan Universitas Hasanuddin sebagai tempat pelantikan empat kepala daerah, Rabu, 26 September 2018.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah akhirnya angkat bicara terkait pemilihan Universitas Hasanuddin sebagai tempat pelantikan empat kepala daerah, Rabu, 26 September 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah akhirnya angkat bicara terkait pemilihan Universitas Hasanuddin sebagai tempat pelantikan empat kepala daerah, Rabu, 26 September 2018.

Menurutnya, hal tersebut untuk meminimalisir penggunaan anggaran.

“Ini untuk mengurangi biaya. Kan kalau di tempat lain, harus sewa tenda, masyarakat juga kadang terpencar dan tidak bisa menikmati dan mengakibatkan macet,” ujar Nurdin Abdullah, pasca melantik empat kepala daerah di Sulawesi Selatan, Rabu 26 September 2018.

Ia mengklaim biaya pelantikan murah meski tidak menyebut pasti total anggaran yang dikucurkan untuk pelantikan empat kepala daerah tersebut.

Terlepas dari hal itu, Nurdin Abdullah mengungkapkan, bahwa kepemimpinan itu harus berbasis ilmu pengetahuan. Juga, pemerintah seyogyanya bersinergi dengan perguruan tinggi untuk menunjang pemerintahan.

“Kampus ini kan gudangnya orang pintar. Kita mau jadikan kampus sebagai dapur kita. Di negara maju, kampus merupakan dapur mereka,” sambung Nurdin Abdullah.

Lebih lanjut, pelantikan kepala daerah berikutnya, barangkali akan dilaksanakan kembali di perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada.

“Ke depan kita lihat lagi, mungkin UNM,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, empat kepala daerah yang dilantik adalah Wali Kota Palopo dan wakilnya, Judas Amir dan Rahmat Basri Mandaso, Bupati Sinjai dan wakilnya, Andi Seto Gadhista Asapa dan Andi Kartini Ottong, Bupati Bantaeng dan wakilnya, Ilham Azikin dan Sahabuddin, dan Bupati Bone dan wakilnya, Andi Fashar M Padjalangi dan Ambo Dalle. Mereka dilantik di Baruga AP Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar. (***)