Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Tanggap Bantu Korban Gempa Palu

Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga membantu korban bencana gempa Palu dengan mengirimkan bahan makanan, dan kebutuhan pokok.

Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga membantu korban bencana gempa Palu dengan mengirimkan bahan makanan, dan kebutuhan pokok.

MAROS, DJOURNALIST.com – Bencana Gempa dan Tsunami yang mengguncang Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah pada jumat lalu membuat Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dengan sigap mengumumkan penerbangan yang batal karena ditutupnya Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu.

Terdapat 10 penerbangan dari dan ke Palu melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang dibatalkan. Penerbangan tersebut dilayani oleh 3 maskapai yaitu Garuda Indonesia, Lion Air dan Batik Air.

Sebagai wujud kepedulian, Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga membantu korban bencana gempa Palu dengan mengirimkan bahan makanan, dan kebutuhan pokok.

“Manajemen bandara mengerahkan tim untuk mengirimkan bantuan melalui jalur darat. Tim sudah berangkat Sabtu (29/9) sore menuju ke Palu.”ujar Wahyudi selaku General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Posko informasi juga dibuka oleh Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di area keberangkatan Terminal Bandara sejak Sabtu sore.

Sementara itu, Bandara Mutiara Sis Al Jufri masih ditutup hingga 4 Oktober 2018. Penerbangan hanya dibuka untuk penerbangan darurat dan pengiriman bantuan.

“Kami turut berduka cita atas musibah bencana gempa di Sulawesi Tengah. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan evakuasi dapat berjalan dengan lancar.” Ujar Wahyudi. (**)