FTI UMI Kirim 35 Mahasiswa Asal Palu dan Donggala Jadi Relawan

Sebanyak 35 mahasiswa Fakultas Teknik Industri, Universitas Muslim Indonesia, diberangkatkan ke Sulawesi Tengah, Minggu, 30 September 2018.

Sebanyak 35 mahasiswa Fakultas Teknik Industri, Universitas Muslim Indonesia, diberangkatkan ke Sulawesi Tengah, Minggu, 30 September 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Sebanyak 35 mahasiswa Fakultas Teknik Industri, Universitas Muslim Indonesia, diberangkatkan ke Sulawesi Tengah, Minggu, 30 September 2018.

Tujuannya, mereka akan mengirimkan bantuan dan menjadi relawan untuk korban gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Palu.

Dekan Fakultas Teknik Industri UMI, Zakir Sabara, yang memberangkatkan 35 relawan beserta bantuan berupa makanan instans dan minuman, menyebutkan bahwa seluruh relawan tersebut adalah mahasiswa yang berasal dari Sulawesi Tengah.

“Seluruh relawan adalah mahasiswa dari Palu dan Donggala, yang sampai hari ini belum tersambung komunikasinya dengan keluarganya, makanya kami izinkan berangkat,” jelas Zakir Sabara.

Selain itu, relawan tersebut dikirim untuk mengakomodir bantuan dari seluruh alumni mahasiswa FTI se-Indonesia. Sebab, para mahasiswa yang berasal dari Palu dan Donggala tersebut lebih paham kondisi topografi daerahnya.

“Selain kembali membantu keluarganya, mereka bisa membantu masyarakat yang lain di Sulawesi Tengah,” sambung Zakir Sabara.

Salah satu relawan FTI UMI, Gina Aldina menyebutkan bahwa dirinya termotivasi untuk menjadi relawan ke daerah bencana tersebut, lantaran orang tuanya belum bisa dihubungi.

“Saya tidak takut, motivasi saya karena di sana orang tua. Kemarin pagi sempat terhubung, tapi sebentar sekali dan setelah itu tidak ada lagi kabarnya,” ujar mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan tersebut.

Menurutnya, para relawan pasca mendirikan posko di Palu nanti, akan fokus mencari keluarganya.

Pihak FTI sendiri, telah berkoordinasi dengan BPBD setempat, ACT Indonesia, serta IKA Alumni FTI Sulawesi Tengah. (**)