Berkas Perkara KMP Lestari Maju Dua Kali Ditolak

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Berkas perkara KMP Lestari Maju telah dua kali disodorkan ke Kejaksaan Tinggi Sulsel, dua kali pula berkas tersebut dikembalikan.

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin menyebutkan bahwa, pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel masih diminta untuk memenuhi syarat formil dan meteril.

“Itu berkasnya dikembalikan sekitar seminggu yang lalu. Itu untuk penuntutan, jaksa melihat masih ada yang perlu dilengkapi,” sebut Salahuddin, Kamis, 11 Oktober 2018.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani juga membenarkan pengembalian berkas perkara ketiga tersangka kasus karamnya KMP Lestari Maju, yang menewaskan 36 orang.

Menurutnya, ketidaklengkapan berkas perkara tersebut menyangkut kurangnya keterangan saksi.

“Ada beberapa saksi ahli yang harus diperiksa, kemudian masih ada saksi-saksi yang lain. Untuk saksi-saksi yang lain, saya belum tahu rincinya,” ujar Kombes Pol Dicky Sondani.

Lebih lanjut, pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel masih melakukan upaya pelengkapan berkas sebagaimana petunjuk dari kejaksaan.

Kombes Pol Dicky Sondani juga membeberkan, bahwa di dalam petunjuk kejaksaan, tidak ada petunjuk untuk menambah tersangka.

“Di dalam petunjuk jaksa itu tidak ada penambahan tersangka, cuma pemeriksaan saksi-saksi,” sambung mantan Direktur Sabhara Polda Kepulauan Riau tersebut.

Sebagaimana diketahui, KMP Lestari Maju yang karam di Perairan Pamatata, Kabupaten Selayar pada Selasa, 3 Juli 2018 lalu mengakibatkan 36 orang meninggal dunia dan 1 orang dinyatakan hilang.

Tiga orang dianggap bertanggungjawab atas kejadian naas tersebut, yakni pemilik KMP Lestari Maju, Hendra Yuwono, nahkoda kapal, Agus Susanto, dan perwira syahbandar Pelabuhan Bira, Kuat Maryanto.

Dua nama terakhir yang disebut, dijerat dengan pasal 303 KUHP subsider pasal 117 KUHP junto pasal 359 KUHP serta pasal 302 KUHP subsider pasal 122 junto pasal 359 KUHP. Sedangkan pemilik KM Lestari Maju dijerat dengan pasal 359 KUHP Juncto pasal 310 subsider pasal 135 UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. (**)