Tes DNA Anak yang Disekap di Makassar Keluar, Ternyata…

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono. (foto: hardiansyah)

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono. (foto: hardiansyah)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Hasil tes DNA tiga anak yang disekap oleh orang tua angkatnya beberapa waktu lalu di Makassar telah keluar. Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono menyebutkan bahwa, ada 6 orang yang dilakukan tes DNA untuk mengetahui orang tua kandung ketiga korban tersebut.

Sebagaimana diketahui, M (31) yang merupakan ibu asuh dari tiga orang anak, A (12), F (6), D (2), melakukan penelantaran, penganiayaan, dan penyekapan pada Minggu, 16 September 2018 lalu di Makassar.

“Hasilnya, anak yang pertama A, merupakan anak biologis dari tersangka M. Sementara dua anak lainnya itu bukan anak kandung M,” beber Kompol Wirdhanto Hadicaksono, Kamis, 11 Oktober 2018.

Proses pengambilan sampel DNA yang dilakukan di Laboratorium Forensik Cabang Makassar, dilakukan dengan pengambilan spesimen darah dan rongga mulut. Untuk dua orang anak lainnya, yang dari hasil tes DNA bukanlah anak biologis M.

“Yang sudah dipastikan orang tuanya adalah si anak ketiga, D, yaitu anak dari ibu S,” sambung Wirdhanto.

Sementara, untuk F (6), yang belum diketahui orang tuanya, pihak Satreskrim Polrestabes Makassar masih melakukan koordinasi dengan P2TP2A untuk melakukan publikasi untuk khalayak terkait keberadaan orang tuanya.

Terkait hasil tes DNA tersebut, Wirdhanto menyebutkan bahwa tidak mempengaruhi proses hukum yang sedang melilit M.

“Hasilnya tidak mempengaruhi penyidikan yang berlangsung karena pasal yang dipersangkakan adalah perlakuan salah, penelantaran dan penganiayaan,” sebut mantan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Untuk tes kesehatan psikologis yang dilakukan terhadap M, Wirdhanto menyebutkan bahwa hasil tes tersebut belum keluar.