Wali Kota Makassar Didesak Setop Operasional Publiq, Berani?

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Wali Kota Makassar Danny Pomanto didesak untuk mensetop operasional Publiq Dine And Wine yang berdiri di Jalan Arif Rate, Makassar.

Desakan tersebut dilontarkan Direktur Lembaga Om Betel Law Investigation, Andi Jamal Kamarudin Daeng Masiga alias Om Betel,

Betel menegaskan, manajemen Publiq dalam menjalankan usahanya telah keluar dari koridor aturan yang ada. Pasalnya, tempat usaha yang hanya mengantongi izin Cafe dan Resto ini, kata Om Betel, justru menjual minuman keras (miras) yang kadar alkoholnya di atas lima persen.

“Saya minta Wali Kota tegas menegakkan perda. Pengusaha yang membandel dan tidak taat aturan harus ditindak tegas. Tutup dan cabut izin usaha mereka,” pinta Om Betel.

Om Betel menegaskan, beroperasinya Publig layaknya THM jelas sangat meresahkan. Apalagi, lokasi tempat usaha ini berada berdekatan dengan tempat ibadah dan rumah sakit ibu dan anak. Bukan hanya itu, pada bagian depan ada juga sekolah.

”Jika tidak ada respon yang dilakukan Pemkot Makassar maka dalam waktu dekat kami akan mengambil langkah langkah strategis untuk menyampaikan aspirasi kami,” tegas Om Betel.

Diketahui, Publiq hanya mengantongi izin sebagai cafe and resto dari Dinas Perizinan kota Makassar dan tidak mengantongi izin Minol dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Makassar.

Pemilik THM Publiq yang diduga milik salah satu anggota dewan ini juga menyajikan suguhan musik Disc Jokey (DJ). (**)