Nyaris Jadi Bulan-bulanan Massa, Appi Tendang ‘Anu’ Polisi Lalu Didorr

Delapan bulan menghirup kebebasan tersebut, kini Appi kembali masuk bui, Kamis, 25 Oktober 2018.

Delapan bulan menghirup kebebasan tersebut, kini Appi kembali masuk bui, Kamis, 25 Oktober 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Februari 2018 lalu, Sapri Dani alias Appi (37) menghirup segarnya udara kebebasan pasca ditahan di Rutan Makassar gara-gara kasus curanmor pada 2015 dan curat pada 2017 silam.

Delapan bulan menghirup kebebasan tersebut, kini Appi kembali masuk bui, Kamis, 25 Oktober 2018.

Pasalnya, dirinya tertangkap oleh pihak kepolisian sektor Panakkukang ketika nyaris jadi bulan-bulanan warga saat ketahuan hendak masuk di salah satu kontrakan di Jalan Penjernihan Raya.

Usut diusut, ternyata, Appi adalah dalang dari aksi door to door yang pernah terjadi di salah satu rumah di BTN CV Dewi pada bulan Agustus 2018 lalu.

Juga, dirinya pernah melakukan hal yang sama di BTN Cilallang Jaya VII, pertengahan Oktober 2018.

“Pelaku ini adalah spesialis curat door to door yang juga adalah residivis,” sebut Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap.

Pasca tertangkap dan dilakukan introgasi, pihak kepolisian pun langsung membawa Appi menunjukkan barang bukti yang telah dicurinya. Namun, dalam perjalanan, Appi justru melawan polisi dan berusaha melatikan diri.

“Pelaku menendang kemaluan salah satu anggota serta mencoba melompat dari mobil serta melarikan diri,” sebut Kompol Ananda Fauzi Harahap.

Tidak ingin kehilangan pelaku, alhasil pihak kepolisian melesatkan tembakan ke arah kaki Appi untuk menghentikan langkahnya, setelah sebelumnya diberi tembakan peringatan.

Pasca dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapat perawatan medis, pelaku yang tercatat tinggal di Jalan Sungai Limboto tersebut dibawa ke Mapolsek Panakkukang.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 1 TV dan 1 kamera DSLR beserta lensa yang diambilnya di BTN Cilallang Jaya VII dan 1 ponsel Iphone 6 yang diambilnya di BTN CV Dewi, serta ditemukan tempat bungkus rokok yang berisi pirex. Diduga, pelaku juga adalah pecandu narkoba.

“Pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Panakkukang guna proses lebih lanjut serta berkordinasi dengan pihak Polsek Rappocini terkait TKP dan barang bukti lainnya,” pungkas Kompol Ananda Fauzi Harahap. (**)