Gunakan Sendok, Empat Remaja Gasak Rumah Kosong untuk Karaoke

Sedang asyik nongkrong di Jalan Abdullah Daeng Sirua, empat remaja tanggung digelandang ke Mapolsek Panakkukang, Senin, 29 Oktober 2018. Adalah Rahmatullah alias Raul (18), Muklis alias Baba (18), Kaharuddin alias Kahar (18), dan Juanda (15), yang merupakan buruh bangunan.

Sedang asyik nongkrong di Jalan Abdullah Daeng Sirua, empat remaja tanggung digelandang ke Mapolsek Panakkukang, Senin, 29 Oktober 2018. Adalah Rahmatullah alias Raul (18), Muklis alias Baba (18), Kaharuddin alias Kahar (18), dan Juanda (15), yang merupakan buruh bangunan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Sedang asyik nongkrong di Jalan Abdullah Daeng Sirua, empat remaja tanggung digelandang ke Mapolsek Panakkukang, Senin, 29 Oktober 2018. Adalah Rahmatullah alias Raul (18), Muklis alias Baba (18), Kaharuddin alias Kahar (18), dan Juanda (15), yang merupakan buruh bangunan.

Dari keterangan Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim, keempatnya adalah pelaku pencurian dengan pemberatan di salah satu rumah di wilayah hukum Polsek Panakkukang.

“Berdasarkan penyelidikan anggota Resmob Polsek Panakkukang, diketahuilah tempat perkumpulan ke empatnya. Anggota pun langsung bergerak mengamankan para pelaku,” ujar Ahmad Halim.

Lebih lanjut, Ahmad men hasil introgasinyang dilakukan pihak kepolisian. Menurutnya, para pelaku pelaku beraksi ketika pemilik rumah sedang tidak berada di rumahnya alias kosong.

“Dua pelaku bertuga masuk ke dalam rumah dan dua lainnya menjaga di luar rumah,” sambung Ahmad Halim.

Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 500.000, 3 ponsel, 1 parang dan 1 sendok. Diketahui, pelaku menggunakan parang untuk mengcungkil pintu rumah korban sementara sendok digunakan untuk mencungkil lemari.

“Masih dari pengakuan pelaku bahwa sebagian uang hasil curian digunakan untuk berfoya-foya dan karaoke,” tambah Ahmad Halim.

Saat ini, keempat pelaku yang diketahui bermukim di Kabupaten Gowa tersebut ditahan di Mapolsek Panakkukang untuk diproses hukum lebih lanjut.