Satu DPO Pembunuh Duda di Jalan Kalimantan Berhasil Dibekuk, Ketiga Pelaku Terancam Bui Seumur Hidup

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Aris Bachtiar didampingi Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, AKP Benny Pornika saat merilis kasus pembunuhan sadis di Mapolres Pelabuhan, Rabu, 31 Oktober 2018. (foto: hardiansyah)

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Aris Bachtiar didampingi Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, AKP Benny Pornika saat merilis kasus pembunuhan sadis di Mapolres Pelabuhan, Rabu, 31 Oktober 2018. (foto: hardiansyah).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Satu tersangka pembunuhan duda di Jalan Kalimantan pada Selasa, 30 Oktober 2018 kemarin, telah diamankan Polres Pelabuhan Makassar. Adalah Junedi alias Jack (34), yang diamankan di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar.

Kasus pembunuhan yang menimpa Agus (28), mantan suami Irawati, melibatkan 3 orang. Semuaborang dekat Irawati, yakni kakak dan adik Irawati, Imran Ali (30) dan Irfan Ali (22), serta kekasih Irawati, Junaedi alias Jack (34). Ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Makassar.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Aris Bachtiar, dalam jumpa pers menyebutkan, bahwa mula perkara tersebut dipicu oleh pertengkaran Agus dan Irawati, yang pernah menjalin hubungan pernikahan, tapi kandas. Di mana, pada Sabtu malam, 27 Oktober 2018 lalu, Agus memukul Irawati.

“Selasa malamnya, Imran mendengar Irawati menelpon Jack kalau Agus akan datang ke tempat Jack ‘pasimbung’. Mendengar hal tersebut, Imran lalu mengambil badik dan parang lalu mengajak Irfan untuk mencari Agus,” jelas AKBP Aris Bachtiar, Rabu, 31 Oktober 2018.

AKBP Aris Bachtiar melanjutkan, bahwa pasca mengambil senjata tajam, Imran dan Irfan pun berboncengan mencari Agus di kediaman Jack. Setiba di Jalan Kalimantan, Jack menceritakan ke Imran dan Irfan bahwa Agus baru saja membuat keributan di kediamannya.

“Mereka bertiga pun pergi mencari Agus, lalu ditemukanlanh melintas di salah satu lorong di Jalan Kalimantan dan langsung ditebas oleh Imran,” sambung AKBP Aris Bachtiar.

Penganiayaan sadis berujung hilangnya nyawa Agus tersebut tidak terhindarkan. Sekujur tubuh Agus penuh luka tusukan badik dan sabetan parang. Darah bersimabah. Pasca melakukan aksi sadisnya, ketiga tersangka melarikan diri pada Selasa dini hari, 30 Oktober 2018 kemarin.

Meski demikian, Imran pun menyerahkan diri di Polsek Tallo. Sementara Irfan diamankan di Jalan Tinumbu dan Jack di Jalan Abdullah Daeng Sirua.

Saat ini, polisi juga masih mendalami peran dari Irawati, mantan istri Agus yang juga berstatus kekasih salah satu tersangka, Jack.

Ketiga tersangka pun dikenakan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP subsider pasal 170 ayat 2 (3) KUHP juncto pasal 55 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup.