Tiga Remaja Ini Nekat Jadi Begal Demi Bermain di Warnet

Komplotan begal di bawah umur digulung Tim Resmob Polsek Tallo, Selasa, 6 November 2018.

Komplotan begal di bawah umur digulung Tim Resmob Polsek Tallo, Selasa, 6 November 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Komplotan begal di bawah umur digulung Tim Resmob Polsek Tallo, Selasa, 6 November 2018.

Sebanyak tiga orang diamankan. Adalah HY (17), yang merupakan petugas kebersihan di Dinas PU, MH (15), remaja putus sekolah, dan BR (15), yang masih tercatat sebagai pelajar SMP.

Dimana, komplotan begal tersebut beraksi di malam hari dan berhasil menggasak ponsel korbannya pada Senin, 29 Oktober 2018 lalu.

Dari keterangan Kapolsek Tallo, Kompol Amrin, pelaku beraksi dengan modus menghentikan korbannya di jalan lalu pura-pura minta dibonceng ke suatu tempat.

“Ketika korban bermaksud hendak ke apotek, lalu dicegat oleh pelaku yang minta dibonceng, ketika sampai di tempat sepi, tepatnya di Jalan Sultan Abdullah Raya, korban disuruh berhenti dan diancam dengan badik,” sebut Kompol Amrin.

Ponsel merk Samsung S4 merk korban pun raib diambil ketiga remaja tersebut. Olehnya, pihak kepolisian yang mendapati laporan tersebut langsung melakukan lidik dan mengamankan ketiga pelaku.

“Dari keterangan ketiga pelaku, uang yang diperolehnya dari hasil penjualan ponsel korban telah digunakan untuk beli rokok dan makanan, serta digunakan bermain di warnet,” sambung Kompol Amrin.

Selain mengamankan ketiga pelaku, dua orang penadah juga diamankan. Yakni, seorang buruh bernama Wahyu Arisandi (23), yang tercatat tinggal di Jalan Sinassara, dan seorang supir kampas, Jamaluddin (38), yang tinggal di Jalan Sultan Abdullah Raya 3.

Juga, polisi telah memeriksa satu lagi penadah, yakni Nirmala. Namun, karena alasan kesehatan lantaran baru saja melahirkan, dirinya dilakukan tindakan kooperatif.

Diketahui, ketiga pelaku menjual HP tersebut ke Sandi seharga Rp 200.000, lalu Sandi menjual HP tersebut ke Jamal seharga Rp 350.000, lalu Jamal menjual HP tersebut ke Nirmala seharga Rp 500.000. Terakhir, Nirmala menjual HP tersebut ke media Sosial. (**)