Panglima PAS08 Dibuat Heran dengan Sikap Bawaslu Sulsel dan Satpol PP Makassar

Panglima PAS08 dibuat heran dengan sikap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar terkait penertiban spanduk pemilu yang ada di beberapa titik di kota Makassar.

Panglima PAS08 dibuat heran dengan sikap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar terkait penertiban spanduk pemilu yang ada di beberapa titik di kota Makassar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Panglima PAS08 dibuat heran dengan sikap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar terkait penertiban spanduk pemilu yang ada di beberapa titik di kota Makassar.

Menurut Panglima PAS08 Ryan Latief, Bawaslu Sulsel dan satpol PP Kota Makassar saling lempar tanggungjawab

“Menurut Satpol, pihaknya belum menerima surat secara resmi dari Bawaslu untuk mencabut dari Bawaslu. Nah sebelum kami ke Satpol PP Ketua Bawaslu menyatakan jika pihaknya sudah menyampaikan ke Satpol PP. Inikan aneh,” beber Ryan,Kamis 22 November 2018.

Dengan begitu, Ryan Latief memberikan warning kepada pihak terkait untuk segera menertibkan baliho pemilu tersebut karena menurutnya hal itu sudah melanggar undang-undang pemilu.

“Kalau tidak segera dicabut, kami akan mencabutnya sendiri, karena itu melanggar peraturan daerah memasang spanduk di daerah terlarang dan melanggar UU Pemilu,” tegas Ryan.