Komisioner Sulsel Lakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Komisioner di Tujuh Daerah

Dua komisioner KPU Sulsel tengah melakukan tes uji kepatutan dan kelayakan bagi calon komisioner KPU di tujuh daerah.

Dua komisioner KPU Sulsel tengah melakukan tes uji kepatutan dan kelayakan bagi calon komisioner KPU di tujuh daerah yang digelar di hotel fave.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Calon komisioner tujuh daerah di Sulawesi Selatan hari ini menjalani tes uji kepatutan dan kelayakan di Hotel Fave, Jalan Pelita Raya. Tes ini merupakan babak akhir untuk menentukan lima nama sebagai komisioner defenitif periode 2018-2022.

Tujuh daerah itu meliputi Kota Makassar, Kota Parepare, dan Kabupaten Enrekang (zona I Sulsel). Kabupaten Sidrap, Pinrang, Luwu, Wajo (zona II Sulsel).

Kabag Program, Data, Organisasi, dan SDM,Ismail Masse mengatakan, total peserta yang ikut tes uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon komisione sebanyak 70 orang. Artinya satu daerah terdiri dari 10 calon.

Namun kata dia, tidak semua calon akan ikut tes di hari pertama. Komisioner KPU Sulsel kata dia, membagi dua tim. Untuk hari pertama 35 orang dan hari kedua 35 orang.

“Jadwal tes nya dua hari. Mulai tanggal 1 dan 2 Desember. Dan berakhir pukul 17.00 WITA. Tapi ini tentatif saja. Bisa juga sampai malam,”ujar Ismail di lokasi tes, Sabtu 1 Desember 2018.

Langkah itu dilakukan karena dua komisioner KPU Sulawesi Selatan yaitu Sarifuddin Jurdi dan Faisal Amir tengah berada di Bali dan Jakarta mengikuti kegiatan KPU. Sedangkan lima komisioner lainnya yakni Uslimin Usle, Asram Jaya, Upi Hastati, dan Fatmawati menguji calon komisioner tujuh daerah ini. Yang dipantau langsung oleh Ketua KPU Sulawesi Selatan, Misna M.Attas.

“Tes yang dilakukan kepada mereka berupa pengetahuannya tentang kepemiluan dan klarifikasi tanggapan masyarakat,”tutur Ismail.

Lebih lanjut Ismail mengatakan, hasil tes itu akan diskoring dengan tes sebelumnya yang dilakukan oleh tim seleksi. Kemudian nama-nama mereka berikut hasil tes akan diserahkan ke KPU RI paling lambat tanggal 3 Desember. Adapun penentuan lima nama sebagai calon komisioner defenitif diketahui dua hari sebelum masa jabatan komisioner lama berakhir pada tanggal 24 Desember mendatang.

“Mereka akan dilantik di Jakarta,”jelas Ismail.