Sabri Tak Persoalkan Barang Elektronik KPU Makassar Ditarik

Barang Elektronik KPU Makassar Ditarik.

Barang Elektronik KPU Makassar Ditarik.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Sekretaris KPU Makassar, Sabri tidak mempersoalkan sejumlah barang elektronik KPU Makassar oleh dealer PT Airmas Pantero Tehnologi.

Barang elektronik ini dipakai untuk kebutuhan Pilwali Makassar dan Pilgub Sulel 2018.

“Ini bukan disita tapi diambil kembali. Silahkan saja,”ujar Sabri ketika dihubungi Djournalist.com, Selasa 18 Desember 2018.

Pasalnya kata dia, barang tersebut memang belum dibayar karena anggarannya belum cair dari Pemerintah Kota Makassar.

Sementara itu, Komisioner KPU Makassar, Rahma Saiyed menyayangkan sikap sekretaris yang tidak melunasi pengadaan tersebut. Padahal komisioner sudah berupaya melakukan maksimal, khsuusnya permintaan laporan realisasi anggaran, baik melalui tertulis maupun lisan.

“Tapi sekretrais tak pernah menanggapi. Bahkan kita juga membuat pleno untuk memerintahkan sekretaria membayar seluruh utang-utang KPU Makassar termasuk barang-barang IT. Tapi responnya tetap sama. Terakhir kita minta pak Sabri diberhentikan sebagai sekretaris. Yang jadi pertanyaan, dana itu mana? Padahal pengadaan barang sdh ada anggarannnya dalam RKA,”katanya.

Sebelumnya, Sekretaris KPU Kota Makassar, Sabri, terancam akan dilaporkan secara pidana oleh salah satu perusahaan pengadaan barang dan jasa, PT. Airmas Pantero Tekhnologi.

“Kami sudah menyiapkan barang buktinya bila Pak Sabri tidak bertanggung jawab untuk membayar semua pengadaan barang elektronik, kata Kuasa Direksi PT. Airmas Pantero Tekhnologi, Poltak David Aditiya,  Selasa 27 November 2018 dalam keterangan tertulisnya

Berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) KPU Kota Makassar yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sabri, nilai pengadaan barang tersebut yang digunakan untuk keperluan pemilihan wali kota dan wakil walikota Makassar 2018, mencapai sebanyak Rp368.998.900, yang terdiri atas 10 unit laptop, 6 unit printer, 5 unit memory external, 1 unit server, dan 10 unit desktop. (**)