Nurdin Abdullah Siap Hadapi Laporan Kubu Prabowo di Bawaslu Makassar

Gubenur Nurdin Abdullah.

Gubenur Nurdin Abdullah.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Gubernur Nurdin Abdullah mengaku siap menghadapi laporan kubu Panglima Relawan Pemenangan Prabowo-Sandi (PAS 08) Wilayah Sulsel, Ryan Latief di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar. Karena menurut dia, apa yang dilakukan sudah sesuai aturan.

“Kalau Bawaslu bermaksud meminta keterangan saya. Saya siap mengklarifikasi,”ujar Nurdin Abdullah di DPRD Sulawesi Selatan, Jumat 18 Januari 2019.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu membantah telah menggunakan fasilitas negara dalam mengkampanyekan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam pelantikan relawan pasangan ini pada tanggal 24 November lalu di Hotel Claro Makassar.

“Jadi apa yang saya ingin lakukan, sudah saya sampaikan ke Bawaslu Makassar. Apakah ini boleh atau tidak. Dan saya pun tidak menggunakan fasilitas negara seperti yang ditudingkan kubu Prabowo,”katanya.

Diketahui, Ryan Latief melaporkan empat kepala daerah di Sulawesi Selatan pada hari Kamis 10 Januari 2019 lalu ke Bawaslu Sulsel. Belakangan laporan itu dilimpahkan ke Bawaslu Makassar karena kasusnya ada diwilayah Makassar. Empat kepala daerah itu yakni Nurdin Abdullah (Gubernur Sulawesi Selatan), Mohamad Ramdhan Pomanto (Wali Kota Makassar), Judas Amir (Wali Kota Palopo), dan Basmin Mattayang (Bupati Luwu).

Dalam laporannya, Ryan menduga mereka melakukan pelanggaran penyalahgunaan wewenang sebagai kepala daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu. Adapun poin-poinya diantaranya menggunakan fasilitas negara dalam kampanye di waktu hari kerja, menggunakan simbol, dan seragam calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf.