BPJS Kesehatan Makassar Serahkan Bantuan ke Korban Bencana di Biringkanaya

Kesehatan cabang Makassar melakukan kunjungan ke posko Kecamatan Biringkanaya daerah Kelurahan Katimbang dalam rangka memberikan bantuan kepada pengungsi berupa makanan siap saji. (Foto:humas).

Kesehatan cabang Makassar melakukan kunjungan ke posko Kecamatan Biringkanaya daerah Kelurahan Katimbang dalam rangka memberikan bantuan kepada pengungsi berupa makanan siap saji. (Foto:humas).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Hampir seluruh wilayah di Kota Makassar terendam banjir sejak Senin 21 Januari lalu.

Banjir terparah di Kota Makassar berada di Kecamatan Biringkanaya Kelurahan Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, dan sebagian daerah BTP dengan ketinggian air yang bervariasi.

Ada yang mencapai lutut dan dada orang dewasa. Banyak korban yang tidak sempat menyelamatkan barang berharga dari rumah karena banjir datang dengan cepat hingga merendam kawasan pemukiman penduduk.

Merespon kondisi tersebut, Kamis (24/01) BPJS Kesehatan cabang Makassar melakukan kunjungan ke posko Kecamatan Biringkanaya daerah Kelurahan Katimbang dalam rangka memberikan bantuan kepada pengungsi berupa makanan siap saji.

Kepala SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Makassar Saiyed A G Assaqqaf mengungkapkan, bahwa tanggap bencana merupakan salah satu bakti BPJS Kesehatan dalam memberikan bantuan bagi masyarakat yang terkena bencana alam baik yang terjadi seketika atau waktu yang berkelanjutan.

” Mungkin bantuan ini tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang telah meraka alami saat ini. Tetapi paling tidak kami juga ingin membantu sedikit meringankan beban korban yang membutuhkan bantuan”, ungkap Saiyed.

Menurut Agus Selaku Ketua RW Kelurahan Katimbang, posko korban banjir yang berada di Lokasi pasar Sentral BTP ini terdapat 119 Kepala Keluarga yang mengungsi. Selain itu, ada warga kelurahan Katimbang yang juga mengungsi di Kodam karena kondisi pasar yang juga sudah lumayan padat pengungsi.

” Dampak banjir yang parah ada didaerah BTP Blok AF dan kodam 3. Banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan barang berharga karena air langsung tinggi Bukan hanya itu, air sungai yang berada di sisi timur perumahan tersebut juga meluap. Sungai tersebut merupakan batas antara Kabupaten Maros dengan Kota Makassar,” kata Agus.

Saat mengunjungi langsung korban pengungsian yang berada dilantai 2 pasar Sentral, hampir sebagian besar warga telah memiliki Kartu Indonesia Sehat. Mereka juga menyambut hangat kedatangan Duta BPJS Kesehatan yang ingin melihat langsung kondisi mereka.

“Alhamdulillah, terimakasih atas bantuannya pak..bu..”, kata ibu Wati salah satu pengungsi korban banjir. (Rilis)