Bawaslu Telisik 5 Kasus Dugaan Money Politik Bantuan Korban Banjir di Makassar

peristiwa banjir yang terjadi sejak kemarin, Selasa 22 Januari 2019 membuat Pemerintah Provinsi Sulsel untuk mengambil langkah memberikan berbagai bentuk pertolongan dan bantuan. (Foto:facebook).

peristiwa banjir yang terjadi sejak kemarin, Selasa 22 Januari 2019 membuat Pemerintah Provinsi Sulsel untuk mengambil langkah memberikan berbagai bentuk pertolongan dan bantuan. (Foto:facebook).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar menelisik lima kasus dugaan money politik bantuan korban banjir yang dilakukan oleh peserta pemilu. Lima kasus tersebut terdapat di dua kecamatan. Yaitu Kecamatan Manggala dan Biringkanayya.

“Sampai saat ini sudah ada lima laporan yang masuk. Tapi satu diantaranya sudah lakukan klarifikasi. Terdapat di Kecamatan Manggala,”ujar Ketua Bawaslu Makassar, Nursari ketika dihubungi Djournalist.com, Jumat 25 Januari 2019 malam.

Laporan tersebut kata dia masih dalam proses. Semuanya berupa bentuk sumbangan terhadap korban banjir yang ada di kota ini. Berupa membagikan sembako dan sejenisnya. Ada pula yang membagikan di dalam masjid.

“Unsur dugaan money politik nya berupa membagikan ssuatu dan mengajak masyarakat untuk memilih nya. Ataukah misalnya membagikan kartu nama pada saat memberikan bantuan. Atau pula memasang APK nya pada saat memberikan bantuan,”katanya.

Nursari menghimbau bagi peserta pemilu. Baik itu partai politik, caleg, dan DPD yang ingin memberikan bantuan terhadap korban banjir. Sebaiknya diserahkan saja secara langsung ke organisasi yang membidangi hal ini. Misalnya badan amal zakat atau semacamnya.