Gakumdu Putuskan Tiga Kepala Daerah di Sulsel Tidak Terbukti Kampanyekan Jokowi

Nursari. (Foto:ist).

Nursari. (Foto:ist).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Tiga kepala daerah di Sulawesi Selatan yaitu Gubernur Nurdin Abdullah, Wali Kota Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, dan Wali Kota Judas Amir.

“Hasil rapat Gakumdu semalam laporan dari tim relawan PAS08, Ryan Latief tidak cukup bukti untuk dinaikkan ke tahap sidik,”ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu Makassar, Nursari ketika dihubungi Djournalist.com, Jumat 1 Februari 2019.

Alasannya, dari dua hal yang dilaporkan oleh pengadu, yaitu penggunaan fasilitas pemerintah dan pejabat tanpa izin cuti kerja dalam menghadiri kegiatan relawan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin tidak memenuhi syarat dalam dugaan pelanggaran pemilu.

“Fasilitas pemerintah yang berada di Celebes Convention Center ternyata disewa oleh anggota pak Danny. Ada bukti kwitansinya. Sedangkan pejabat tanpa izin dalam kegiatan pelantikan relawan Jokowi berada di hari libur. Yaitu sabtu dan minggu. Sehingga memang tak perlu izin dalam melakukan kegiatan politik bagi pejabat daerah,”katanya.

Nursari menambahkan, dari tiga kepala daerah yang dilaporkan itu, hanya Judas Amir yang belum diperiksa. Namun demikian, Gakumdu tidak mempersoalkan karena aduannya sama.

Diketahui, Ryan Latief melaporkan kepala daerah di Sulawesi Selatan pada hari Kamis 10 Januari 2019 lalu ke Bawaslu Sulsel.

Belakangan laporan itu dilimpahkan ke Bawaslu Makassar karena kasusnya ada di wilayah Makassar.Tiga kepala daerah itu yakni Nurdin Abdullah (Gubernur Sulawesi Selatan), Mohamad Ramdhan Pomanto (Wali Kota Makassar), Judas Amir (Wali Kota Palopo).

Dalam laporannya, Ryan menduga mereka melakukan pelanggaran penyalahgunaan wewenang sebagai kepala daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu.

Adapun poin-poinya diantaranya menggunakan fasilitas negara dan kampanye di waktu hari kerja pada kegiatan silaturahmi akbar relawan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf di Celebes Convention Center (CCC) di Jalan Metro Tanjung Bunga pada tanggal 22 Desember 2018 lalu dan pelantikan relawan Jokowi pada tanggal 24 November 2018 lalu di Hotel Claro. (**)