Komunitas Golfer Sulsel dan Makassar Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir dan Tanah Longsor

Persatuan Golf Indonesia Sulawesi Selatan dan Golfer Makassar menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir, tanah langsor dan angin putting beliung yang telah menimpa sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

Persatuan Golf Indonesia Sulawesi Selatan dan Golfer Makassar menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir, tanah langsor dan angin putting beliung yang telah menimpa sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Persatuan Golf Indonesia Sulawesi Selatan dan Golfer Makassar menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir, tanah langsor dan angin putting beliung yang telah menimpa sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

Seperti diketahui bencana banjir, puting beliung dan longsor yang menimpa sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan sejak Selasa 22 Januari 2019 lalu ini, tidak sedikit peristiwa alam ini merusak sekolah, rumah, masjid, perkantoran, areal persawahan bahkan menelan puluhan korban jiwa serta luka berat dan ringan.

Akibat dari bencana ini membuat ribuan orang menggungsi ke wilayah lebih aman. Melihat peristiwa ini komunitas Golfer Sulawesi Selatan turut peduli, turun ke lapangan membantu meringankan beban dari para korban yang terkena musibah.

Ketua Baddoka Golf Club mewakili komunitas yang mewakili para golfer tersebut untuk menyerahkan bantuan berupa sembako (beras, lauk, makanan ringan dan lainnya.
Bantuan itu diberikan langsung kepada korban banjir dan tanah longsor di Sapaya Kabupaten Gowa, Rabu 30 Januari 2019.

Ketua Baddoka Golf Club, Syaruddin Kasim mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari komunitas Golfer di Sulawesi Selatan yang tergabung dalam PGI Kota Makassar maupun PGI Sulawesi Selatan kepada para korban bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung yang melanda Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

“Semoga dengan bantuan kebutuhan ini kami harapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana sekaligus membantu agar korban dapat segera bangkit dan beraktivitas kembali,” ujar Syaruddin Kasim. (**)