Komentar Kapendam Soal Anggota Kopasus Asal Sulsel yang Ditembak Kelompok Bersenjata di Papua

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Salah satu Prajurit TNI asal Sulsel kembali menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Mugi Kabupaten Nduga, Papua, Kamis 7 Maret 2019, malam.

Kepala Penerangan (Kapendam) Kodam XIV Hasanuddin, Letnan Kolonel Infantri, Maskun Nafik mengatakan bahwa prajurit yang gugur tersebut merupakan putra kelahiran Palopo atas nama Serda Yusdin

“Memang benar ada anggota Kopasus yang gugur saat tugas di papua, tapi bukan anggota Kodam XIV Hasanuddin. Namun beliau yang gugur ini, benar putra Sulawesi Selatan, tepatnya di daerah Kabupaten Luwu,” ujar Letkol Maskun, di Makassar, Jumat 8 Maret 2019.

Untuk itu kata dia sebagaimana telah menjadi ritual TNI, Jenazah Serda Yusdin akan disambut dengan upacara militer.

“Beliau anggota Militer tentunya akan disambut dengan upacara militer, untuk pastinya memang kita masih koordinasi dengan wilayah Kodam Cendrawasih yang akan mengirimkan Jenazah korban. Karena kita juga belum tahun kepastian kedatangan Jenazah,” terangnya.

Diketahui tiga prajurit TNI kembali gugur usai diserang dan melakukan kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua.

Ketiganya adalah Serda Mirwariyadin asal NTB; Serda Yusdin asal Palopo, Sulawesi Selatan; dan Serda Siswanto Bayu Aji asal Grobokan, Jawa Tengah. (**)