Sabu 7 Kilogram Yang Diamankan Polres Sidrap Ternyata Tawas, Ini Penjelasan Kasatres Narkoba Polres Sidrap

SIDRAP, DJOURNALIST.com – Hasil operasi yang dilakukan pihak Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sidrap bekerjasama dengan Satres Narkoba Polres Nunukan dalam mengungkap jaringan pelaku narkoba dengan barang bukti (BB) sebesar 7 Kg berhasil diungkap.

Namun dalam pengungkapan tersebut, pihak Satres Narkoba Polres Sidrap awalnya menduga barang yang dikemas rapi yang ditemukan disamping mushallah SPBU Sultan Hasanuddin, di Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap adalah narkoba jenis sabu-sabu, namun setelah diteliti di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda ternyata hanya tawas.

Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono melalui Kasatres Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi yang dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (12/3/2019) mengatakan, barang yang dikemas rapi tersebut, ternyata barang pancingan yang lupa dibawa kembali tim Satres Narkoba Polres Nunukan.

Menurutnya, barang pancingan berupa tawas itu, hanya digunakan untuk memancing penerima barang yang ada didaerah ini setelah barang haram sejenis sabu-sabu yang siap dikirim ke Sidrap terlebih telah digagalkan di Polres Nunukan dengan mengamankan dua pelaku lainnya.

“Tujuan barang pancingan berisi tawas yang menyerupai sabu-sabu itu, hanya dipakai untuk menangkap para pelaku yang ada didaerah ini. Setelah berhasil menangkap penerima barang palsu tersebut, pihak Tim Satres Narkoba Nunukan langsung pulang, dan lupa membawa barang pancingannya,” jelas AKP Badollahi.

Dijelaskannya, penyitaan BB yang diduga sabu-sabu tersebut, dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat kalau ada salah satu paket yang terbungkus rapi dan tersimpan disamping mushallah SPBU Lawawoi. (**)