Dicky Sondani: Video Emak-emak yang Sebut Jokowi Hapus Pelajaran Agama Tidak Terjadi Sulsel

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polisi Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Dicky Sondani menyebut pelaku emak-emak yang sebut calon presiden Joko Widodo alias Jokowi hapus pelajaran agama bila terpilih kembali di pemilu 2019 nanti tidak berasal dari daerah ini.

“Hasil penyelidikan kami video yang viral di media sosial tentang emak-emak yang fitnah pak Jokowi berada di luar Sulawesi Selatan,”ujar Dicky melalui pesan whatsApp, Kamis 14 Maret 2019 malam.

Diketahui, dalam video berdurasi 00,44 detik yang viral di grup whatsApp wartawan beberapa waktu lalu, terlihat seorang emak-emak memakai jilbab mengatakan “apakah kita mau kalau dia (Jokowi) terpilih kembali pelajaran agama dihapuskan dan sekolah pesentren dijadikan sekolah umum”.

“Itu video bukan di Sulawesi Selatan, walaupun dialegnya mirip dialeg salah satu suku di Sulawesi Selatan. Olehnya karena itu, Polda Sulsel akan bekerja sama dengan Polda Sulbar ataupun Polda Sultra, siapa tahu nanti mereka mengetahui pelaku ini berada di wilayah mereka,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bareskrim, untuk tetap memonitor perkembangan dari kasus ini. Sejauh ini Polda Sulsel masih berupaya mencari tahu lokasi dimana video tersebut diambil.