Minta Video Tak Disebar, Nurdin Abdullah Berduka Cita Korban Penembakan Masjid Selandia Baru

Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada acara Malam Inaugurasi Fakultas Kedokteran Unhas di Baruga Andi Pangeran Pettarani Unhas, Sabtu, (26/1).( foto:humas)

Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada acara Malam Inaugurasi Fakultas Kedokteran Unhas di Baruga Andi Pangeran Pettarani Unhas, Sabtu, (26/1).( foto:humas).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan rasa duka mendalam atas tindakan terorisme yang terjadi di masjid di wilayah Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. Ia juga mendoakan korban atas serangan penembakan tersebut.

“Saya mewakili warga Sulawesi Selatan ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tindakan terorisme yang terjadi di Selandia Baru hari ini. Kita mengutuk keras kejadian terorisme ini,” kata Nurdin Abdullah dalam postingannya di Instagram miliknya.

Nurdin Abdullah berharap Pemerintah Selandia Baru bisa secara profesional dan transparan mengusut kejadian ini.

“Mari kita doakan seluruh korban, termasuk enam warga negara Indonesia yang ada di masjid ketika kejadian,” ucapnya.

Gubernur sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh aksi terorisme ini, dan tidak menyebarkan video penembakan.

“Terakhir, jangan ikut menyebarkan video penembakan. Karena dengan ikut menyebarkan video itu, kita ikut menebarkan teror. Ingat, saring sebelum sharing,” pesannya.