Kasus DAK 2018, Kadisdik Parepare Akui Ada Pungutan 5 Persen, Katanya untuk Pengawasan

PAREPARE, DJOURNALIST.com – Kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018 untuk rehab puluhan sekolah senilai Rp8,5 miliar masih bergulir di Polres Parepare.

Diberitakan sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Abdul Haris Nicolaus mengatakan masih terus mendalami kasus itu dan telah memeriksa sejumlah Kepala sekolah.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Kadarusman Mangurusi saat dikonfirmasi pun mengakui, jika realisasi anggaran DAK 2018 itu ada dikeluarkan sebesar 5 persen.

“5 persen itu dikeluarkan untuk perencanaan, pengawasan, dan honor pekerja,”ungkapnya, selasa 19 Maret 2019.

Kadarusman yang juga merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR menambahkan, untuk lebih detailnya kemana arah 5 persen itu, Kata dia silahkan tanya ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Pokoknya untuk lebih jelasnya, silahkan tanya ke Pak Munir PPKnya,”kata dia

Diketahui, Sekolah penerima bantuan DAK di Parepare terdiri Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Jumlah bantuan yang diterima tiap sekolah pun bervariasi. Ada yang diberikan anggaran untuk membangun dan ada yang khusus rehab. (**)