Pertamina MOR VII Siapkan 2.600 Kantong Darah

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII (MOR VII) kembali mengadakan kegiatan donor darah, pada Hari Selasa (19/03/2019), di Gedung Olahraga Kantor Pertamina MOR VII, Makassar.

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII (MOR VII) kembali mengadakan kegiatan donor darah, pada Hari Selasa (19/03/2019), di Gedung Olahraga Kantor Pertamina MOR VII, Makassar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII (MOR VII) kembali mengadakan kegiatan donor darah, pada Hari Selasa (19/03/2019), di Gedung Olahraga Kantor Pertamina MOR VII, Makassar.

Menurut General Manager Pertamina MOR VII, Werry Prayogi aksi donor darah ini diinisiasi oleh Fungsi Human Capital Medical Management Pertamina MOR VII berkerjasama dengan PMI Provinsi Sulawesi Selatan.

“Selain dapat menyehatkan, kegiatan ini merupakan kesempatan bagi insan Pertamina untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan darah,” ujar Werry.

Werry juga menyatakan, hasil donor darah kali ini sesuai dengan target total yang disampaikan pada saat Peringatan Bulan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) Februari lalu, yaitu sebanyak 2.600 kantong darah.

“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi seluruh pendonor dalam kegiatan kali ini. Semoga animo pendonor tetap terjaga,” harapnya.

Kegiatan yang juga dilaksanakan serentak di 10 lokasi Terminal Bahan Bakar Minyak di Sulawesi, berhasil mengajak 2.357 orang pendonor darah untuk ikut serta dalam kegiatan ini, yang terdiri atas pekerja Pertamina MOR VII, mitra kerja, keluarga pekerja, serta masyarakat umum.

Bukan hanya pendonor aktif saja yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, beberapa diantaranya merupakan pendonor baru yang dengan kesadarannya ikut mendonorkan darah.

Sr. Supervisor Medical Care Pertamina MOR VII, dr. Tzeto Itjong dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan donor darah ini rutin dilaksanakan di MOR VII sebanyak 3 kali setiap tahun yang bertujuan untuk menggiatkan budaya hidup sehat, serta menjadikan donor darah sebagai gaya hidup.

“Kegiatan ini juga sekaligus membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah di Provinsi Sulawesi Selatan yang rerata kebutuhannya mencapai 11.610 kantong darah dalam setahun,” tutup Tzeto. (**)