Lagi, Mayat Bayi Ditemukan di Laut Parepare, Diduga Hasil Aborsi

PAREPARE, DJOURNALIST.com – Mayat bayi ditemukan tewas mengapung di pantai Mattirotasi, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (10/4/2019).

Mayat bayi ditemukan pertama kali oleh dua orang warga yang memancing di pinggir tanggul pantai Mattirotasi.

“Awalnya kedua warga yang memancing tersebut curiga dengan bungkusan plastik hitam yang mengapung di pinggir tanggul pantai, pas dicek ternyata isinya mayat bayi yang masih lkengkap dengan ari-ari ,”ungkap Kapolssek Ujung Parepare, Kompol Muhabar.

Lanjut Muhabar mejelaskan, saat ini penemuan mayat bayi itu dalam penyelidikan.

“Kita masih berusaha untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi malang ini,”terangnya.

Kepala Puskesmas Madising na Mario, dr Haslinda Kadir dari hasil pemeriksaan, mengungkap identitas mayat bayi yang ditemukan.

“Dari hasil pemeriksaan fisik, bayi itu berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 500 gram dan panjang 28 centimeter, ditemukan luka robek pada sela paha kiri, luka robek pada ketiak kanan, dan robek di dahi kanan atas,”ungkap dr. Haslinda

Lanjut Haslinda menguraikan, bayi itu lahir premature umur antara 6-7 bulan.

“Dari hasil pemeriksaan, kami berkesimpulan jika bayi itu lahir dengan keadaan dipaksa keluar, adanya tindakan abortus, kami tidak tahu pencetus kontraksinya, namun ini keadaan paksa atau penggugguran,”terangnya. (**)