Kejari Parepare Periksa Mantan Dirut RSUD Andi Makkasau

PAREPARE, DJOURNALIST.com -Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare kembali memanggil mantan Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Muh Yamin, Rabu (19/6/2019).

Yamin yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, tersebut tampak menghadiri panggilan jaksa dengan menggunakan putih dan celana hitam (warna pakaian dinas pegawai).

Penyidik Kejari Parepare, Muh Aidil menuturkan, pihaknya memanggil dr Muh Yamin terkait tunggakan obat di RSUD Andi Makkasau sebesar Rp 2,3 miliar.

“Masih ada kekurangan sehingga kita panggil kembali untuk diperiksa,”ungkap Aidil yang juga Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum).

Sementara itu, dr Muh Yamin mengatakan,  dirinya sebatas memenuhi panggilan Kejari Parepare kasus tersebut.

“Iya memenuhi panggilan saja, terkait materinya silahkan tanyakan ke penyidik,”kata dia saatditemui di Kejari Parepare.

Sedangkan terkait utang obat sebesar Rp 2,3 miliar, Yamin mengaku sudah membayarkan langsung ke distributor.

“Semua tunggakan di distributor sudah saya bayarkan (Rp 2,3 miliar),”ungkap pejabat eselon II Parepare yang menjabat Staf Ahli ini.

Ada tiga orang ditetapkan tersangka dalam kasus ini yakni dr Muh Yamin selaku Plt Direktur RSUD Andi Makkasau itu, Bendahara RSUD Andi Makkasau, Taufiqurrahman dan Syukur.

Rencananya dua tersangka lain akan kembali dipanggil untuk periksaan lanjutan terkait kasus tunggakan obat tersebut.

Kasus ini dilidik Kejari Parepare pasca ada temuan uang untuk pembayaran obat sudah dicairkan tapi ternyata belum sampai ke distributor.

Disela pemeriksaan dr Yamin, dua orang jaksa pun turun menyita berkas pengadaan obat di Ruang Bagian Hukum Kompleks Kantor Wali Kota Parepare. (**)