Satu Tersangka Kasus Hutang Obat RSUD Andi Makkasau Parepare di Eksekusi di Gowa

PAREPARE, DJOURNALIST.com – Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare, mengeksekusi salah satu tersangka kasus dugaan korupsi hutang obat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B Andi Makkasau Kota Parepare, Muhammad Syukur, Selasa (16/07/2019) malam.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare, Andi Darmawangsa mengatakan, pihaknya mengambil tersangka di rumah keluarganya di Perumahan Graha Samata Kabupaten Gowa, sekitar pukul 00.45 WITA dini hari, dan langsung dibawa ke Kantor Kejari Parepare.

“Kami melakukan pendekatan-pendekatan, sambil menunggu penasihat hukumnya. Hanya saja, pengacaranya terlambat datang, makanya baru kami eksekusi malam ini,” ungkapnya.

Darmawangsa menjelaskan, tersangka akan dititip di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Parepare, karena besok akan diambil kembali keterangannya untuk melengkapi berkasnya sebelum dilimpahkan ke pengadilan.

“Tersangka lama dieksekusi karena kami menunggu pengacaranya, yang sedang berada di Makassar. Ternyata, mereka juga kurang berkoordinasi satu sama lain. Jadi, kami tidak bisa melakukan pemeriksaan, dan kami juga tidak bisa menunjuk pengacara untuk mereka, karena sudah ada yang mereka tunjuk,”paparnya.

Darmawangsa menambahkan, untuk tersangka Taufiqurrahman, rencananya juga akan menyerahkan diri malam ini berdasarkan informasi dari saudaranya. Hanya saja, lanjut dia, hingga saat ini yang bersangkutan belum hadir. Sementara dr. Yamin hingga saat ini kabarnya belum diketahui.

“Mudah-mudahan Taufiqurrahman juga bergerak hatinya untuk menyerahkan diri, begitupun dengan Yamin yang sampai saat ini belum ada infonya. Namun, kita akan berhadapan melalui Pra Peradilan pada hari Jumat ini,” tandasnya.

Sekedar diketahui, ketiganya merupakan tersangka dugaan korupsi pembayaran obat RSUD tahun 2015-2017 sebesar Rp2,3 milliar. (**)