IDP: Manfaatkan Siwanda, Proper Bukan Dokumen ‘Tidur’*

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP), berharap betul agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan XXXII Tahun 2019 bisa bekerja cerdas dengan memanfaatkan aplikasi Siwanda untuk semua Project Perubahan (Proper) Diklatpim.

“Baru-baru ini kita melaunching aplikasi Siwanda. Nah, melalui aplikasi Siwanda ini, kita bisa memantau sejauhmana project perubahan itu dilaksanakan dengan baik dan berkelanjutan. Kita tidak ingin proper itu menjadi dokumen ‘tidur’,” kata IDP saat membuka Diklatpim IV, Rabu (18/9/2019), di PPSDM Kemendagri Regional Makassar.

Bupati perempuan pertama di Sulsel ini juga berharap, gagasan yang dijadikan proper senantiasa diarahkan pada pengembangan sistem digitalisasi dalam rangka percepatan pemberian pelayanan kepada masyarakat. “Semua ini dalam rangka pemberian pelayanan yang profesional dan berintegritas,” terang IDP.

Tak kalah pentingnya, kata dia, ASN harus bisa menjadi motivator, sekaligus motor penggerak perubahan. “Ikuti Diklatpim ini dengan baik, dan kita tunggu hasilnya di Luwu Utara,” tandasnya. Sekadar diketahui, ASN yang mengikuti Diklatpim sebanyak 40 orang, dan akan berlangsung mulai 18 September – 28 Desember 2019.

Sementara itu, Kepala Badan PPSDM Kemendagri, Teguh Setyabudi, menyampaikan bahwa pengembangan SDM ASN harus yang responsif, adaptif, dan antisipatif. Pengembangan SDM ASN, kata dia, harus berdasarkan urusan pemerintahan agar tujuan pembangunan daerah dapat terlaksana sesuai target yang ingin dicapai.

“Seluruh daerah berlomba-lomba memajukan pembangunannya. Untuk itu, kita tidak bisa hanya bekerja dengan cara yang biasa-biasa saja. Kalau sebelumnya biasa bekerja sendiri, di era digitalisasi 4.0, saatnya berkolaborasi. Tidak lagi kerja dengan cara yang monoton asal beres, tetapi harus ada terobosan dan inovasi,” kata Teguh. (**)