Aktivis Laksus Desak Mabes Polri Usut Dugaan Korupsi Bupati Barru

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Aktivis Lembaga Anti Korupsi Sulawesi Selatan mendesak Mabes Polri mengambilalih kasus dugaan tindak pidana korupsi Bupati Barru Suardi Saleh.

Ada sejumlah dugaan korupsi yakni kasus reklamasi pantai pesisir Pantai Kupa Kecamatan Mallusetasi yang mandek di Polda Sulawesi Selatan. 

Selain itu di antaranya, terkait dengan peningkatan jalan beton ruas Siddo – Ceppage, proyek ini dikerjakan oleh PT. Karya Pare Sejahtera.

Kedua, peningkatan ruas jalan Bulu Dua – Ampri Lappalaona, tahun 2018 dikerjakan oleh PT Utari Prima Sejahtera, dugaan korupsi terjadi pada proyek peningkatan jalan Lampoko, Hotmix Lampang.

Ketiga, peningkatan Jalan belakang masjid Mangkoso Tahun 2017 dengan yang dikerjakan PT. Diego Putra Konstruksi.

Direktur Laksus Sulsel Muh Ansar mengatakan pihaknya juga mempertanyakan kasus dugaan korupsi Jembatan Bamba Kabupaten Pinrang yang menggunakan dana APBD pada tahun 2011, senilai Rp 2,4 miliar.

Jembatan tersebut baru dibangun sudah ambruk, berdasarkan pemeriksaan BPK RI Perwakilan Sulsel Jembatan itu dinyatakan total loss atau Kerugian Total.

“Disini kami mempertanyakan kasus-kasus di Barru yang melibatkan seorang kepala daerah, namun aparat hukum sepertinya diskriminatif,”ungkap Muh Ansar kepada Djournalist.com, Selasa (12/11/2019).

Sebelumnya, komunitas Pemuda Merdeka mengungkap sejumlah dugaan korupsi yang terjadi di lingkaran keluarga Bupati Barru, Suardi Saleh.

Ketua Umum Komunitas Pemuda Merdeka sekaligus Jenderal Lapangan, Burhanuddin mengatakan, bahwa akan menggelar aksi dan melaporkan bukti-bukti terkait dugaan korupsi tersebut pada Rabu 30 Oktober 2019lalu, di Mapolda Sulsel dan Kejati Sulsel.

Sementara itu, saat penulis mencoba mengonfirmasi terkait kasus ini, Bupati Barru Suardi Saleh tidak menjawab telepon seluler. (**)